Wiranto Sebut Reshuffle jadi Isu Tahunan

kali ciliwung dan bendera parpolKetua Umum Partai Hati Nurani Rakyat, Wiranto, mengaku capek menanggapi isu perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II. Pasalnya, kabar pergantian menteri menjadi hanya bila ada ada isu yang menimpa partai koalisi yang menjadi pendukung pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“(Soal reshuffle), saya tidak akan menanggapi lagi. Karena isu itu sudah sering. Itu kayak acara tahunan. Kalau ada isu yang menyangkut partai koalisi, lalu muncul isu reshuffle,” kata Wiranto, Sabtu (17/9) di Jakarta.

Wiranto pun tak mau berspekulasi siapa-siapa saja menteri yang harus ditendang. Namun dia menegaskan, harusnya yang perlu direshuffle itu adalah pemikiran, dan kebijakan penyelenggaraan.

“Itu yang harus direshuffle,” kata mantan Panglima TNI itu. Dia menegaskan, jika menteri direshuflle tapi kebijakannya tidak, sama saja bohong. “Kualitas menteri itu sama saja,” katanya.

Menurutnya, selama tidak ada kebijakan yang pro rakyat dan kebijakan hanya syarat dengan pencitraan saja, maka percuma saja dilakukan reshuffle kabinet. “Yang ada cuma ribut-ributnya saja,” sindir Wiranto.

Dia menegaskan, tidak ada kebijakan yang keliru, karena memilki argumentasi tersendiri. “Hanya saja yang kami inginkan kebijakan yang pro rakyat,” tegasnya.

Wiranto mencontohkan, di era orde baru APBN untuk infrastruktur mencapai 55 hingga 60 persen. “Namun saat ini ketika APBN angkanya sebesar Rp1,4 triliun hanya 17 persen saja untuk infrastruktur. Padahal itu menyangkut kepentingan masyarakat,” katanya. (sumber: jpnn)

Filed Under: Nasional

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.