Tahapan Pilkada Kabupaten Puncak Ditunda

kwamki lama bentrokKetua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Benny Sweny mengatakan, proses tahapan pemilihan kepala daerah Kabupaten Puncak ditunda menyusul bentrokan antara dua pendukung bakal calon bupati dan wakil bupati.

“Dengan ditundanya tahapan Pilkada di Kabupaten Puncak diharapkan bisa mengembalikan suasana kondusif terutama pihak yang bertikai dan memberikan kesempatan kepada KPU untuk menyiapkan jadwal tahapan pemilihan kepala daerah dengan baik,” kata Benny di Jayapura, Kamis (4/8).

Soal berapa lama tahapan pemilihan kepala daerah akan ditunda, kata Benny, pihaknya belum bisa menentukan karena masih dalam proses pembahasan di tingkat KPU provinsi dan KPU Kabupaten Puncak.

“Semua tergantung pada revisi tahapan yang saat ini tengah dibuat KPU Kabupaten Puncak, sehingga tidak bisa dipastikan sampai kapan akan ditunda. Penundaan tahapan sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2011,” ujarnya.

Sementara itu, anggota KPU Kabupaten Puncak Yorim Tabuni menjelaskan, sebelum terjadinya kerusuhan pihaknya telah menyusun standar operasional prosedur (SOP), namun ternyata belum dipahami oleh para pendaftar calon bupati sehingga menimbulkan bentrok.

Pada Sabtu (30/7) hingga Ahad (31/7), dua kelompok massa pendukung bakal calon peserta pemilihan kepala daerah Kabupaten Puncak bentrok.

Massa pendukung Elvis Tabuni bentrok dengan massa pendukung Simon Alom. Dalam bentrokan itu dilaporkan 19 orang tewas.

Akibat Kerusuhan itu proses tahapan pemilihan kepala daerah Kabupaten Puncak ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan. (sumber: metrotvnews)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.