Syamsuddin dan Baso Bersaing

pilkada pangkepIstri Syafruddin Nur Masuk Bursa Pilkada Pangkep; Di Soppeng, Kaswadi Disambut Ribuan Pendukung.

DPP Partai Golkar menunda pengumuman calon bupati yang akan diusung pada Pilkada Pangkep Juni mendatang. Namun informasi yang kami peroleh malam tadi, dua nama kini tengah bersaing mengendarai partai beringin ini, yaitu Syamsuddin A Hamid dan Baso Amirullah.

Untuk menentukan calon bupati yang akan diusung pada Pilkada Pangkep, DPP Golkar memang melakukan survei ulang. Sebelumnya, selain Syamsuddin dan Baso, Golkar juga mensurvei nama Taufik Fachrudin. Namun, kini mengerucut jadi dua nama saja. Dari dua nama itu, dalam waktu dekat akan diumumkan siapa yang akan mengendarai Golkar.

“Kini survei DPP Golkar mengerucut, hanya dua nama kandidat yang kini bersaing dalam survei, yaitu Pak Syamsuddin dan Pak Baso Amirullah. Dalam waktu dekat, DPP Golkar akan mengumumkan salah satunya yang mendapat nilai tertinggi dalam survei itu,” ujar sumber kami malam tadi.

Sementara itu, pascamangkatnya Syafruddin Nur, peta politik di Pangkep memang mengalami perubahan. Nama istri almarhum mantan Bupati Pangkep, Syafruddin Nur, Nurul Jamal Syafruddin, ternyata memiliki magnet tersendiri bagi masyarakat Pangkep. Terbukti, Nurul Jamal pun digadang-gadang untuk masuk dalam bursa bakal calon wakil bupati pada Pilkada Pangkep Juni mendatang.

Salah satu elemen yang mengusung Nurul Jamal adalah Gerakan Pencinta Syafrudin Nur (GPSN), relawan eks Syafruddin Nur. Relawan ini dengan tegas memberikan dukungan kepada Taufik Fachrudin untuk menjadi calon bupati Pangkep. Syaratnya, Taufik berpaketan dengan Nurul Jamal.

GPSN sendiri mengklaim memiliki 3.000-an anggota. Menurut koordinator sekaligus pendiri GPSN, H Yunus dan Mallubure saat memberikan keterangan di Gazebo Pangkep, Selasa (9/2), bahwa pasangan kedua figur ini akan berperan penting dalam melanjutkan program unggulan dari bupati sebelumnya. ”Kami tidak mempunyai figur lain. Kedua figur ini kami nilai serasi dan bisa menyamai langkah dari idola kami, yakni Bapak Syafrudin,” ujar Yunus.

Mantan karyawan BRI ini menambahkan, kehadiran kedua figur yang sudah santer diperbincangkan oleh masyarakat Pangkep, juga sekaligus mengobati luka lara dari para pendukung setia almarhum. ”Kami tentunya harus bersatu untuk memenangkan jika pasangan ini akan berpaket. Kami tidak main-main. Kami ingin memberikan kemenangan dengan dukungan penuh dari para relawan GPSN,” tambah Mallubure.

Tetapi yang dikhawatirkan oleh pentolan GPSN ini adalah jangan sampai Taufik Fachruddin akan memilih kandidat lain untuk mendampinginnya dalam pilkada mendatang. Kalau itu dilakukan, pihaknya akan tetap berpikir lagi untuk memberikan dukungan resmi. ”Kami tidak mempunyai kekuatan pada tingkat parpol. Kami hanya relawan dan kami hanya memberikan dukungan sesuai dengan keinginan dari anggota GPSN,” kata Yunus.

Berdasarkan pengalaman ketika mendeklarasikan beberapa waktu lalu, GPSN merupakan organisasi bentukan dari almarhum Syafrudin. Organisasi ini bahkan sudah ada di 13 kecamatan di Pangkep. Setiap kecamatan terdiri dari 100 orang pengurus. “Dan itu belum termasuk pengurus pada tingkat kabupaten,” jelas Yunus.

Dukungan untuk mengarahkan pendukung Syafrudin ke Taufik Fachruddin, sudah mulai mendapat sinyal dari sebagian besar relawan dari almarhum. Salah satu posko utama yakni SN Centre misalnya, sudah memasang baliho berukuran sedang bergambar Taufik dengan latar pemberian ucapan ulang tahun untuk Kabupaten Pangkep. (sumber: Berita Kota Makassar)

Filed Under: Kabar Pilkada

About the Author:

RSSComments (1)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.