Seskab: Reshuffle Masih Mungkin Terjadi

peringatan hari pancasilaPerombakan kabinet atau reshuffle belum lama dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhir Oktober lalu. Namun Sekretaris Kabinet Dipo Alam berpendapat, penataan kabinet masih mungkin dilakukan terhadap menteri yang tidak aktif menjaga kelangsungan kerja kabinet.

“Reshuffle kabinet tidak berhenti kemarin (Oktober, Red). Itu pendapat saya,” kata Dipo dalam keterangan di kantornya, kemarin (29/12). Sebagai sekretaris kabinet, dia mengaku ikut mengawasi para pembantu presiden.

Misalnya memonitor menteri-menteri yang seharusnya berbicara kepada media terhadap satu isu yang menjadi tanggung jawabnya. “Saya monitor, saya laporkan ke presiden,” ujar Dipo. “Ketika ada berita-berita yang miring, dia enggan meluruskan. Saya kritik menteri-menteri seperti itu dan jangan lupa termasuk diri saya sendiri, bahwa reshuffle tidak berhenti kemarin,” sambungnya.

“Dia mengingatkan jajaran pemerintah untuk bersama-sama berbicara memberikan informasi kepada publik terkait kebijakan pemerintah. Baik itu menteri maupun humas kementerian. Apalagi posisi menteri yang diangkat dan bertanggung jawab kepada presiden, bukan partai politik. “Kalau tidak mau, ya jangan jadi menteri,” tegasnya.

“Dipo mengatakan, ajakannya itu merupakan bagian dari tugasnya sebagai seskab, yakni melakukan manajemen kabinet. “Kalau mereka tidak mau turut berpartisipasi di dalam masalah sharing informasi, I?ll make a note, bukan UKP4 saja yang buat note,” terang pria yang pernah bertugas menjadi sekretaris jenderal D8 (kelompok kerja sama ekonomi negara-negara berkembang).

Namun saat ditanya siapa menteri yang pernah dikritiknya, Dipo enggan menyebutkannya. Dia hanya menegaskan membuat catatan dan pernah menegur menteri yang dimaksud. “Itu saja jawaban saya,” elaknya. (sumber: jpnn)

Filed Under: Nasional

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.