Semua Feri Dilarang Melaut di Perairan NTT

Ferry NTTCuaca buruk yang melanda wilayah perairan Provinsi Nusa Tenggara Timur sejak tiga hari terakhir ini mengakibatkan semua kapal motor penyeberangan feri yang menghubungkan pulau-pulau tidak beroperasi.

“Kami memiliki lima kapal feri. Semuanya dilarang beroperasi pada semua lintasan, termasuk lintasan pendek Kupang-Rote dengan waktu tempuh 2-3 jam, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” kata Manajer Operasional PT (Persero) Ferry Indonesia Cabang Kupang Arnoldus Yansen di Kupang, Selasa (22/6/2010).

Perintah penghentian pelayaran pada semua lintasan ini menyusul peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini tidak nyaman untuk pelayaran karena cuaca sangat buruk.

Dia mengatakan belum bisa mengeluarkan jadwal pelayaran kepada para pengguna jasa angkutan penyeberangan feri karena keadaan cuaca di wilayah perairan masih sulit diprediksi.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang Agus Tjatur yang dihubungi secara terpisah mengatakan, dalam beberapa hari belakangan ini ada kecenderungan gelombang laut meningkat di wilayah perairan NTT. Hal itu terjadi karena pengaruh tekanan angin timur dari arah Benua Asia dan Australia.

Berdasarkan hasil foto citra satelit, embusan angin timur dari arah Benua Asia dan Australia ke wilayah dataran rendah NTT menurutnya ada pada kisaran antara 15 dan 45 km/jam. Hal tersebut memicu gelombang besar di wilayah perairan NTT. (sumber: antara)

Filed Under: Indonesia Timur

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.