Sembilan Kandidat Pilkada Manggarai Janjikan Kesejahteraan

kandidat pilkada manggaraiSembilan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai periode 2010-2015 menjanjikan keseejahteraan, keadilan  dan kemakmuran. Para calon pemimpin Manggarai ini juga berjanji mewujudkan  kemandirian masyarakat dengan mencukupi segala aspek kehidupannya.

Demikian jawaban dalam debat politik pasangan calon di Aula MCC Manggarai, Minggu (23/5/2010). Debat politik pasangan calon bupati itu dipandu moderator Rm. Manfred Habur, Pr.

Debat politik yang disiarkan  langsung oleh RPD Manggarai dihadiri sejumlah warga, jajaran muspida dan SKPD Manggarai.

Moderator melontarkan tiga pertanyaan pokok,  yakni filosofi kearifan lokal, isu-isu pembangunan dan strategi membangun Manggarai lima tahun ke depan. Terhadap pertanyaan tersebut para kandidat menjelaskan berdasarkan visi misi pembangunannya.   Secara berturut-turut Ferdinandus Darman Lehot,S.H (Firman), Herybertus GL Nabit, SE, MA (Naun), Drs. Christian Rotok (Credo), Ir. Viktor Slamet, MM (Victory), Dr. Frans Salesman, SE.M.Kes (Fress), Drs. Frans B Padju Leok, MM (Rapi), Drs. Fredriques Plate Yosep, M.Si (Frids-Timo), Adrianus Garu, SE.M.Si (Garuda), Sukardan Aloysius, S.H.MHum (Syukur).

Semua pasangan calon bertekad membangun Manggarai secara adil merata sesuai potensi dan kearifan lokal. Masalah-masalah urgen seperti kemiskinan, kesehatan, pendidikan, sarana air minum bersih dan sarana dan prasarana lain menjadi fokus perhatian.

Namun dari seluruh lalulintas pikiran  hampir tidak ada inovasi baru. Semua pokok pikiran dan strategi membangun Manggarai lebih bersifat normatif dengan aspek penakaran berbeda-beda. Ada tekad mengotimalisasikan kemandirian desa sehingga pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik. Bidang pertanian dengan menguatkan basis sektor ekonomi produktif. (sumber: pos kupang)

Filed Under: Kabar Pilkada

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.