Satu Suara, Satu Juta Saja

politik uangSebagian warga Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, secara terang-terangan mengaku tidak akan datang ke TPS menyalurkan hak suaranya jika tidak diberi imbalan uang Rp 1 juta oleh pasangan calon yang akan dipilih.

“Cukup banyak warga di sana (Wakatobi-red) yang mengaku akan menyalurkan hak suaranya di TPS jika dibayar Rp 1 juta oleh pasangan calon yang ikut bertarung,” kata aktivis LSM Gerakan Anti Korupsi Indonesia (Gaki) Kaimuddin, Kamis (10/3/2011).

Menurut Kaimuddin, jika pasangan calon bupati memenuhi keinginan warga tersebut, maka untuk memenangkan Pilkada Wakatobi dalam satu putaran, satu pasangan calon membutuhkan dana minimal Rp 20 miliar untuk 20.000 suara.

Itu pun, warga yang datang menyalurkan hak suara di TPS hanya sekitar 60.000-an dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 78.160 jiwa.

“Kalau pemilik suara yang datang di TPS sesuai DPT, maka jumlah dana yang dibutuhkan untuk meraih 30 persen suara lebih dari Rp 20 miliar,” katanya.

Ketua KPU La Ode Suriyono mengakui adanya suara-suara masyarakat yang meminta suaranya dihargai Rp 1 juta oleh pasangan calon bupati-wakil bupati tersebut.

Menurutnya, jika ada pasangan calon yang nekat memenuhi permintaan para pemilik suara itu, maka yang bersangkutan harus menyiapkan dana sekitar Rp 20 miliar untuk bisa memenangkan pilkada satu putaran.

Suriyono mengingatkan para calon bupati-wakil bupati untuk tidak melayani permintaan warga tersebut, sebab hal itu hanya akan merugikan pasangan calon yang bersangkutan.

“Kalau ada pasangan calon yang ketahuan bermain politik uang, kemenangan yang bersangkutan akan dianulir. Makanya, jangan coba-coba memenuhi suara-suara dari para memilih itu,” katanya.

Pilkada Wakatobi diikuti enam pasangan calon, masing masing-masing Ediarto Rusmin (Wakil Bupati Wakatobi sekarang)-Laode Hasimin, Laode Bawangi-Laode Bahasani, Hugua (Bupati Wakatobi)-Arhawi Ruda, Aslaman Sadik-Andi Hasan, Onu Laola-La Ode Boa Saidiman dan Sudil Baenu – Halimuddin.

Pemungutan suara akan berlangsung 27 Maret 2011.  (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.