Rizal-Heru Unggul di Semua Hitungan

pilkada balikpapanSeperti banyak diprediksi, pasangan calon nomor 4 Rizal Effendi-Heru Bambang meraup suara tertinggi di Pilkada Balikpapan. Dalam penghitungan suara sementara, kemarin, pasangan ini mendapatkan suara dengan persentase di atas 60 persen.

Tiadanya hitung cepat alias quick count, bukan berarti sulit mengetahui pasangan calon mana yang unggul. KPNN, menggunakan patokan tiga penghitungan dari tiga pihak yang berbeda.

Pertama, real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan (Rizal-Heru unggul 61 persen),  perhitungan dari tim sukses (timses) Rizal-Heru (Rizal-Heru unggul 59,26 persen) serta dari timses pasangan nomor Syukri Wahid-Usman Chusaini (Rizal-Heru 59,34).

Dari perhitungan dua timses, jumlah partisipasi suara sudah mencapai 50 persen dari daftar pemilih tetap (DPT). Perhitungan timses, suara yang masuk mencapai 150 ribu hingga 200 ribu, dari DPT sebesar 402.794 pemilih.
Sementara itu, real count KPU hanya menyajikan persentase yang dipublikasikan melalui website resminya. Namun demikian, pada sore kemarin, sekitar pukul 16.00 Wita, KPU sempat merilis data partisipasi jumlah pemilih.

KPNN mencatat, jumlah suara yang sudah masuk ke real count KPU mencapai 150 ribu suara (sekitar 40 persen dari DPT). Pasangan Rizal-Heru sudah mendapat 90 ribu suara.

Namun, sejak pukul 17.00 Wita, data tersebut hilang. KPU, melalui ketuanya, Gamal Rusmadji menyebut, terjadi accident terhadap kebocoran data ini. Pasalnya, menurut Gamal, berdasarkan peraturan KPU 16/2010 tentang pemungutan dan penghitungan suara, fungsi real count sebatas kepentingan KPU, bukan untuk publikasi.

Ini untuk informasi awal mengetahui apakah pemilu berlangsung satu atau dua putaran. “Termasuk, rencana pleno di PPK dan PPS,” sebutnya.
Soal adanya data yang bocor itu, Gamal mengatakan, “Itu accident.”
Belum diketahui bagaimana dan mengapa data itu bisa terpampang di website mereka selama beberapa jam.

Di luar “kecelakaan” tersebut, Gamal menjelaskan, real count dilakukan dengan mengumpulkan laporan dari setiap Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

JALANNYA PEMILIHAN
Seluruh pasangan calon Walikota dan Wawali lebur dalam aktivitas pencoblosan, kendati cuaca kurang bersahabat sejak pagi karena hujan badai mengguyur sebagian besar wilayah kota.

Sesuai nomor urut, calon Walikota dari nomor urut 1 dr Bambang Edyono hadir di TPS 03 kawasan Strat I Balikpapan Utara, pukul 09.00 Wita, didampingi istrinya, dr Irma Eriawati.

Rizal Effendi dan dr Hakim-Wahidah mencoblos di TPS 22, Klandasan Ulu, Balikpapan Selatan. Di sini, pasangan Rizal Effendi-Heru Bambang menang besar. Dari daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 431 pemilih. Di TPS ini pasangan nomor satu Bambang Edyono-Fachruddin mendapat 8 suara, nomor dua Syukri Wahid-Usman Chusaini mendapat 30 suara.

Si tetangga, Hakim-Wahidah, meraup 31 suara, sementara Rizal-Heru 175. Total pemilih 248, dengan empat surat suara tidak sah. Sedangkan 183 lainnya, tidak menggunakan hak pilih.

Rizal yang ditemui usai penghitungan mengatakan, dirinya yakin menang di lima kecamatan dan Pilkada berjalan satu putaran. Sementara Wahidah Hakim mengatakan, masih menunggu pleno KPU untuk kepastian hasil Pilkada.

“Soal gugat atau tidak, lihat KPU lah,” kata Hakim. (sumber: samarinda pos)

Filed Under: Kabar Pilkada

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.