Priyo Persilakan Pemerintah Sampaikan Opsi Pilkada

priyo budi santosoWakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Priyo Budi Santoso mengatakan, opsi pemilihan pemilihan gubernur oleh DPRD bisa menjadi solusi atas kekisruhan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah yang terjadi selama ini. “Pemikiran itu jangan disalahkan, karena penyebabnya muncul sebagai solusi atas pemilukada selama ini,” kata Priyo di Gedung DPR.

Priyo mengatakan, opsi pemilihan gubernur oleh DPRD seperti diusulkan pemerintah adalah salah satu solusi untuk mengurangi bentrok massa pendukung masing-masing calon. Selama ini, setiap akan ada pemilihan gubernur, ingar-bingar massa pendukung masing-masing calon selalu menimbulkan keresahan masyarakat. “Apalagi hampir semua pilkada ada gugatan, dan menimbulkan amarah satu pihak terhadap pihak lain,” terang politikus Partai Golkar ini.

Untuk itu, lanjut Priyo, Dewan mempersilakan pemerintah jika ingin mengkaji kemungkinan pemilihan gubernur oleh DPRD. “Silakan saja. Kami tidak apriori,” ujarnya.

Selain dipilih oleh DPRD, Priyo juga mengutarakan satu opsi lain sebagai alternatif pilihan untuk pemilihan gubernur, yakni pemilihan secara serentak di seluruh provinsi di Indonesia. Pemilukada serentak, dia menambahkan, bertujuan untuk menekan biaya politik dan sosial yang selama ini terkenal tinggi.

Yang paling dikhawatirkan tentu saja adalah tingginya biaya sosial, yakni meledaknya massa pendukung masing-masing calon gubernur yang berpotensi menyebabkan bentrok massa. “Golkar pernah kepikiran (opsi ini) tapi belum sikap final,” kata Priyo.

Priyo menilai masyarakat sekarang sudah bersikap pragmatis. Ketika menghadapi pemilihan kepala daerah, masyarakat tidak selalu memilih calon yang hebat, melainkan calon yang mempunyai logistik. “Hebat tapi kalau tidak bisa menyiapkan logistik, terus bagaimana?” ujarnya.

Demokrasi yang berlaku di Indonesia, menurut Priyo, adalah unik dan berbeda dengan negara demokrasi lainnya. Unik dalam artian, di Indonesia semua kepala daerah serba dipilih langsung. Padahal, Amerika Serikat, saja tidak menerapkan sistem seperti di Indonesia. “Di sini benar-benar one man one vote one value,” kata dia. (sumber: tempo interaktif)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.