Presiden Minta APBD Tidak Digunakan Untuk Dana Kampanye Pilkada

alokasi dana desaPresiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan para calon kepala daerah dalam kegiatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dalam Pilkada jangan sampai ada calon yang memanfaatkan anggara APBD untuk kampanye,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring usai rapat kabinet tentang kesejahteraan rakyat di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (25/3).

Tifatul mengatakan, sebagai kepala negara, Presiden perlu mengingatkan agar anggaran yang dikeluarkan daerah tidak dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu. Apalagi dana APBD sampai masuk ke kantong pribadi.

Meski sampai saat ini Presiden belum menerima laporan adanya kecurangan proses pilkada yang mengambil dana dari APBD dan melibatkan perangkat daerah, namun Presiden sudah melihat indikasi hal itu bakal terjadi.

“Kalau indikasi ada, apakah sengaja atau tak sengaja. Yang jelas arahan (Presiden) bahwa yang namanya APBN, APBD, jangan sampai menguap atau masuk ke kantong pribadi,” kata Tifatul.
Untuk menghindari penyelewengan yang kemungkinan bakal terjadi sehingga pe layanan kepada rakyat terabaikan, jangan sampai pegawai negeri juga dilibatkan, sekda juga dilibatkan, ikut berpolitik, katanya menambahkan.

Para kepala daerah juga diminta tetap fokus menjalankan tugasnya meski persiapan pilkada sudah mulai berjalan. “Laksanakan aturan apalagi kalau program tidak sejalan dengan tujuan bersama yaitu kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata Tifatul mengutip penegasaan presiden.

Dalam kesempatan itu, Tifatul juga menjelaskan bahwa presiden memberikan arahan agar terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi terutama dengan semakin membaiknya indikasi stabilitas yang menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Presiden memberikan suatu arahan kepada seluruh kementerian, dengan begitu lajunya masuk arus investasi ke dalam negeri hendaknya diperhatikan apakah ini terkait dengan hot money dan bisa saja setiap saat terpengaruh isu-isu atau keadaan dalam negeri yang bisa tiba-tiba juga ditarik sehingga membuat guncangan-guncangan lain,” ujar Tifatul.

Presiden menilai keadaan ekonomi Indonesia cukup bagus, karena berita luar negeri nyaris tak ada informasi yang mengangkat isu-isu itu. Ini artinya mereka menganggap masalah itu sebagai isu domestik.

Rapat terbatas itu diikuti oleh antara lain Menteri Koordinator bidang Kesra Agung Laksono, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari, dan Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri. (sumber: bip news room)

Related Blogs

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.