PKS Godok Kandidat Kepala Daerah

pilkada samosirPartai Keadilan Sejahtera Provinsi Aceh mulai menggodok sejumlah nama dari kalangan internal yang akan dicalonkan sebagai kepala daerah pada Pilkada 2011.

“Ada sejumlah mana yang sudah diwacanakan untuk dicalonkan pada pilkada mendatang,” kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Aceh Moharriadi Syafari, siang ini.

Pilkada Aceh direncanakan digelar secara serentak bersama dengan 17 kabupaten/kota. Tahapan pilkada dijadwalkan dimulai April 2011 dan pemungutan suara diperkirakan akhir Desember 2011.

Menurut dia, nama-nama kandidat tersebut akan digodok dan selanjutnya diverifikasi dewan pimpinan pusat. Nama yang lolos verifikasi akan dicalonkan.

Kandidat yang mulai mencuat yakni M Nasir Djamil yang juga anggota DPR RI, Mukminan (anggota DPRK Banda Aceh Aceh), dan Khairul Amal (mantan anggota DPRA), bakal calon Wali Kota Banda Aceh.

Kemudian kandidat Bupati Aceh Besar yakni H Saifunsyah, yang juga Ketua PKS Aceh Besar dan Tgk H Irawan Abdulah (Ketua Fraksi PKS Aceh Besar). PKS juga mengusung kandidat Bupati Aceh Barat yakni Masrizal (Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Murdani, dan Moharriadi, yang juga anggota DPRA.

Kandidat Wali Kota Lhokseumawe antara lain Fuadi Sulaiman, M Yusuf Abu dan Yusrizal. Bakal calon Wali Kota Langsa yakni Aidil Putra, Mahyaruddin, yang juga anggota DPRA dan Yusrizal.

“Untuk kandidat Bupati Simeulue diwacanakan Rasmanuddin. Yang bersangkutan mulai diperebutkan sejumlah partai dan maupun kandidat perseorangan,” kata Moharriadi.

Ia mengatakan, nama-nama kandidat tersebut akan diverifikasi dan dipilih satu nama yang bakal dicalonkan pada pilkada. Verifikasi dilakukan pengurus pusat atas rekomendasi PKS Aceh.

“Nantinya akan ada satu nama yang akan dipilih. Mereka yang terpilih adalah mereka dengan kemampuan dan elektabilitas tinggi, sehingga berpeluang menang,” kata anggota DPRA tersebut. (sumber: waspada)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.