Pilkada Ulang Tebingtinggi Maret

pilkada surabayaPenyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pemilukada) ulang Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi direncanakan Maret 2011. Namun saja, tanggalnya belum bisa dapat ditentukan, karena laporan Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum ada ke Pemerintahan Daerah Sumatera Utara (Pemprovsu).

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Otonomi Daerah (Otda) Setdaprovsu, Sarlandy Hutabarat. Menurutnya, anggaran untuk pemilukada ulang belum bisa dipastikan berapa jumlahnya. Karena laporannya belum ada ke Otda Setdaprovsu. Tetapi anggaran itu sudah dialokasikan di APBD 2011.

Sarlandy menuturkan, pilkada Tebingtinggi sebelumnya dimenangkan oleh Muhammad Syafri Chap. Namun Mahkamah Konstitusi mencoret namanya, karena dia terlibat perkara pidana dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun. Sehingga pilkada itu diulang kembali oleh MK

“Bahkan MK memututskan  Syafri Chap tidak boleh ikut sebagai peserta pilkada ulang. Artinya permasalahan itu sudah dikonsultasikan dengan Depdagri, Pemprovsu dan MK tentang apa yang diputuskan bersama,”  ujar Sarlandy  seraya menyebutkan, begitu juga soal permasalahan ketua DPRD-nya.

Menurutnya, Pemprovsu juga tetap memproses dan menelaah bagaimana mekanisme pemberhentian Syafri Chap dari jabatannya. “Yang pertama, apakah putusan MA itu sudah bersifat inkrah, karena secara lisan kita dengar masih ada peninjauan kembali,” ungkap Sarlandy, malam ini.

Dia menyebutkan, persoalan ini merupakan upaya hukum yang luar biasa, namun demikian kasus tersebut tetap dikoordinasikan dengan Pemko Tebingtinggi dan Mendagri. Sehingga putusannya nanti sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Jadi, soal siapa yang menggantikan pimpinan DPRD, bukanlah kewenangan Pemprovsu. Tetapi kewenangan intern partai pemenangnya. Karena partai Golkar pimpinan DPRD-nya, maka dari intern partai Golkar yang menggantikannya,” terang Sarlandy. (sumber: waspada)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.