Pilkada Samosir Nyaris Rusuh

pilkada samosirProses pemilihan kepala daerah di Samosir nyaris rusuh akibat adanya dugaan pengerahan massa dari daerah lain untuk memilih di kabupaten itu.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Samosir Paianhot Sitanggang di Medan, Kamis, mengatakan, adanya pengerahan massa dari luar daerah itu menyebabkan masyarakat protes dengan hasil pilkada Samosir.

“Pengerahan massa itu ada yang berasal dari Perbaungan (Kabupaten Serdang Bedagai), ada juga dari Medan,” katanya.

Mengenai pengerahan massa itu telah dilaporkan kepada Panwaslu Samosir dan pihak kepolisian setempat.Masyarakat mengetahui adanya beberapa massa dari luar daerah itu, setelah mereka diamankan di Mapolres Samosir.

Ratusan masyarakat telah bergerak menuju Mapolres Samosir agar massa yang didatangkan dari luar daerah tersebut ditindak secara tegas.

“Belum sempat rusuh tapi massa sudah memenuhi Mapolres Samosir,” kata Paianhot.
Ia menambahkan, masyarakat belum mengetahui secara pasti tentang pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam pengerahan massa dari luar daerah untuk mencoblos pada pilkada Samosir itu.

Namun masyarakat menilai pengerahan massa dari luar daerah itu telah mengotori proses pilkada Samosir dan menganggap proses pemungutan suara yang dilakukan pada 9 Juni 2010 tersebut tidak sah.

Karena itu, masyarakat mendatangi Mapolres Samosir agar massa yang didatangkan dari luar daerah tersebut diperiksa secara tuntas untuk mengetahui pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Masyarakat juga minta agar pasangan calon yang mendatangkan massa dari luar daerah itu didiskualifikasi dari proses pilkada Samosir. “Belum diketahui siapa yang mengerahkan massa itu,” kata mantan Ketua KPU Samosir tersebut.

Proses pilkada Samosir diikuti tujuh pasangan calon bupati dan calon wakil bupati yakni Alusdin Sinaga/Togu Harlen Lumban Raja (nomor urut 1), Mangindar Simbolon/Mangadap Sinaga (nomor urut 2) dan Bachtiar Sitanggang/Jeremias Sinaga (nomor urut 3).
Kemudian, pasangan Jabungka Situmorang/Rotua Effendi Siboro (nomor urut 4), Rimso Maruli Sinaga/Anser Naibaho (nomor urut 5), Martua Sitanggang/Mangiring Tamba (nomor urut 6) dan Ober Sihol P. Sagala/Tigor Simbolon (nomor urut 7).

Proses pilkada Samosir itu dilaksanakan serentak dengan tiga daerah lain yakni Kota Pematang Siantar, Kabupaten Mandailing Natal dan Humbang Hasundutan. (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

About the Author:

RSSComments (1)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.