Pilkada Purbalingga Heru-Kento Melesat

pilkada1Perhitungan sementara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga hingga pukul 21.30, menempatkan pasangan Heru-Kento sebagai pemenang sementara Pilkada Purbalingga.

Heru-Kento unggul 57,73 persen atau 75.582 suara, disusul BBS-Wijaya 35,58 persen atau 46.583 suara, dan Singgih-Setyaningrum 6,68 persen atau 8.748 suara.

”Data masih akan terus berkembang, karena dari jumlah 1.731 TPS, baru 544 TPS yang melapor atau baru sekitar 31,4 persen,” ungkap anggota KPU Sri Wahyuni, semalam.

TPS yang melapor pun baru dari delapan kecamatan yakni Bukateja, Kaligondang, Purbalingga, Kalimanah, Kutasari, Mrebet, Bojongsari, dan Pengadegan. Sedangkan data perolehan suara 10 kecamatan lain belum masuk. ”Penghitungan cepat tersebut hanya untuk menjawab keingintahuan masyarakat luas,” katanya.

Dijelaskan, data yang ditampilkan berdasarkan penghitungan tersebut hanya bersifat sementara, sedangkan hasil akhir tetap menunggu penghitungan secara manual.

Penghitungan suara secara manual sendiri di tingkat PPK dijadwalkan 19-20 April 2010 dan di KPU Kabupaten Purbalingga, 23 April 2010. Penetapan hasil perolehan suara 26 April.

Jika tidak ada gugatan hukum, maka 30 April akan ditetapkan calon terpilih.
Sementara itu, di Posko Pemenangan BBS di Kalimanah, hanya terlihat beberapa orang yang berkumpul. Mereka duduk-duduk di aula mengamati perolehan suara sementara pasangan nomor urut 1 ini. Hingga pukul 21.00 suara yang masuk baru 24,23 persen. Menurut quick count di posko itu, pasangan BBS-Wijaya memperoleh 68.921 suara atau 41,26 persen.

Sementara pasangan Heru-Kento memperoleh 87.731 suara atau 52,52 persen. Sedangkan pasangan Singgih-Setyaningrum mendapatkan 10.401 suara atau 6,23 persen.

Total suara yang masuk di posko itu sebanyak 167.053 suara dari 689.384 suara. Sehingga suara yang masuk baru 24,23 persen. Hal serupa pun tampak di posko pemenangan Heru-Kento. Seluruh tim pemenangan, kader, dan simpatisan pendukung tampak serius mengamati hasil perhitungan suara yang menginduk KPU tersebut. Sesekali mereka bersorak, melihat keunggulan pasangan yang diusung PDI-P, PAN, PKB dan PKS itu.

Berbeda, suasana di posko pemenangan Singgih-Setyaningrum justru tampak sepi dan lengang. Tidak ada aktivitas berarti. Baik dari keluarga, tim pemenangan, kader maupun simpatisan pendukung. Hingga berita ini diturunkan penghitungan yang dilakukan KPU masih berlangsung. (sumber: suara merdeka)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.