Pilkada Mimika Putaran Kedua Batal 25 Januari

Pelaksanaan pemungutan suara putaran kedua pemilihan kepala daerah (Pilkada) kabupaten Mimika, Papua dipastikan gagal dilakukan sesuai jadwal awal KPU Papua yakni tanggal 25 Januari nanti, dan ditunda bulan berikutnya.

Pelaksana Tugas bupati Mimika Ausilius You kepada wartawan di Jakarta, (23/1) menjelaskan, tertundanya pemungutan suara putaran kedua itu dikarenakan dana pilkada yang hingga kini belum usai dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

“Kami sudah usulkan dana untuk pilkada putaran kedua senilai Rp.28 miliar lebih sejak awal Desember 2013 lalu. Hanya saja hingga kini pihak dewan belum usai melakukan pembahasannya. Ini mungkin salah satu penyebab tertundanya pemungutan suara. Hanya saja untuk jelasnya langsung saja bisa ditanyakan pada pihak KPUD Papua karena mereka yang mengambil alih proses,” ujarnya.

Dipaparkan Ausilius You, alokasi dana senilai Rp.28 miliar lebih yang diusulkan untuk pilkada Mimika putaran kedua itu, antara lain untuk pihak KPU senilai Rp.23 miliar, pihak keamanan Rp.4 miliar dan Panwaslu Rp1,5 miliar.

Dia akui, proses pembahasan anggaran di DPRD Mimika yang belum final, membuatnya berusaha mencari solusi guna lancarnya pilkada Mimika putaran kedua. Dirinya bahkan sudah menghadap pada biro hukum kementerian Dalam Negeri untuk meminta petunjuk soal anggaran.

“Oleh kami disarankan buat peraturan bupati dengan mengacu pada APBD Mimika tahun sebelumnya dan sedang dibahas,” jelasnya.

Ausilius You juga mengakui ada permasalahan di pihak penyelenggara yakni KPUD Mimika yang bermasalah sehingga KPU Pusat menunjuk KPU Papua mengambil alih pelaksanaannya. Dia katakan, pekan lalu pihaknya juga melakukan pertemuan dengan pihak KPU Pusat dan KPU Papua di kota Jayapura.

“Saat itu pak Arif dari KPU Pusat mengatakan kesiapan dan pergantian beberapa personil KPUD Mimika, serta akan ada beberapa ketua KPPS dan PPD yang diberhentikan. Itu dikemukakan juga didepan sekretaris KPUD Mimika,” urainya.

Sementara Ketua KPU Papua Adam Arisoy yang dihubungi melalui ponselnya belum memberikan jawaban.

Pemungutan suara Pilkada Mimika putaran pertaman sendiri yang menelan anggaran Rp.35 miliar dilakukan pada 10 oktober 2013 lalu diikuti Sebelas pasangan calon. Hasil rapat pleno KPU Mimika, pada 30 Oktober 2013 memutuskan dua pasangan kandidat dengan suara tertinggi akan maju dalam pilkada putaran kedua, karena tak satu pun pasangan meraup suara minimal 30 persen suara.

Dua pasangan yang dinyatakan maju ke putaran kedua adalah Abdul Muis dan Hans Magal (AMAN) yang mendapatkan 45.287 suara (25,10 persen) serta pasangan Eltinus Omaleng dan Yohanis Bassang (OMBAS) dengan 39.611 suara atau sekitar 21,95 persen suara. Adapun suara sah atau yang menggunakan hak pilihnya yakni 180.441 suara sah dari total pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap yakni 223.409 orang.

sumber : http://www.papuapos.com

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.