Pilkada Kediri: Istri Tua Menang, Bupati SMS Istri Muda

pilkada bupati kediriPertarungan Hj Nurlaila dengan dr Hj Haryanti, dua istri bupati yang sama-sama maju pada Pilkada Kabupaten Kediri, berakhir bahagia (happy ending) kendati salah satu harus dikalahkan.

Haryanti adalah istri pertama Bupati Kediri saat ini, Ir Sutrisno MM, sedangkan Nurlaila merupakan istri kedua.

Dari hasil rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kediri, Senin (17/5/2010), pasangan Haryanti-Masykuri (disingkat Harmas) meraih suara terbanyak dalam pilkada itu dan bakal ditetapkan menjadi pemenangnya. Dengan begitu, Haryanti akan menggantikan suaminya, Sutrisno, sebagai Bupati Kediri.

Pilkada Kabupaten Kediri yang berlangsung 12 Mei lalu diikuti oleh tiga pasangan. Berdasarkan hasil akhir rekap penghitungan suara kemarin, pasangan Harmas yang diusung oleh PDI-P, Partai Golkar, PPP, dan Hanura mendapatkan perolehan suara sebanyak 391.079 atau 54,58 persen.

Sedangkan Hj Nurlaila yang berpasangan dengan Turmudi Abror (disingkat Nata) yang dicalonkan koalisi PAN, Gerindra, serta tujuh parpol nonparlemen, hanya mendapatkan 60.005 suara (8,37 persen), dan berada di urutan ketiga. Urutan kedua ditempati pasangan Ir Sunardi-Sulaiman Lubis (Susu) yang mendapatkan 265.401 suara atau 37,04 persen.

Meski kalah telak dari Haryanti, Nurlaila mengaku legawa menerima kenyataan. Terlebih setelah Bupati Kediri Sutrisno menghiburnya dengan beberapa kali mengirim pesan singkat atau SMS setelah pelaksanaan pencoblosan yang berlangsung 12 Mei lalu.

Nurlaila enggan mengungkapkan seluruh isi SMS yang dikirim suaminya tersebut. Namun, salah satunya mengingatkannya untuk tidak lupa mengonsumsi tablet vitamin. Maklum, menjelang pilkada, aktivitas Nurlaila menjadi sangat padat dan supersibuk. Bupati tampaknya tak ingin istri keduanya itu mengabaikan kondisi kesehatannya di tengah tumpukan kegiatannya.

“Seperti biasa, Bapak tak pernah membicarakan soal pilkada. Kalau SMS ke saya, ya isinya terkait saling mengingatkan, misalnya, apakah sudah minum vitamin. Yang lain-lain ya enggak usah saya ceritakan isinya,” ungkap Nurlaila, yang juga Kepala Desa Wates tiga periode.

Diakui Nurlaila, meski cukup pahit, dia dapat menerima bahwa mayoritas masyarakat Kabupaten Kediri lebih menghendaki Haryanti yang bakal menjadi Bupati Kediri periode 2010-2015.

“Saya legawa saja, ternyata itulah pilihan masyarakat,” tambahnya.

Kendati telah mengetahui hasil pilkada memenangkan Haryanti, Nurlaila sejauh ini masih belum menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang yang mantan rival beratnya tersebut.

Saat rekapitulasi penghitungan suara dilakukan kemarin, Nurlaila bersama keluarganya sedang berlibur dan mengunjungi sejumlah kerabatnya di Kota Malang. “Ucapan selamat (untuk Haryanti) nanti setelah dilantik saja,” ungkapnya. (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.