Pilkada Kampar 486.280 Orang Golput

pemungutan suara 2Pilkada Kampar Tingkat partisipasi politik pemilih terdaftar pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kampar, Riau, cukup rendah karena sebanyak 207.049 orang pemilih atau setara 43 persen tidak menggunakan hak politiknya (golput).

“Angka golput di Pilkada Kampar menjadi pekerjaan rumah bagi penyelenggara Pilkada dan sangat disayangkan,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar, Syafril Abdullah, kepada ANTARA, Jumat (14/10/2011).

Jumlah pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Kampar mencapai 486.280 orang yang tersebar di 21 kecamatan. Berdasarkan hasil rekapitulasi suara pada rapat Pleno KPU Kampar, jumlah pemilih hanya 279.231 orang yang menggunakan hak pilihnya dalam pilkada Kampar atau hanya 56,6 persen dari total pemilih.

Bahkan, dari suara para pemilih itu terdapat 6.113 suara yang tidak sah dan sisanya sebanyak 273.118 suara dinyatakan sah.

“Adalah suatu kerugian hak pilih untuk menentukan tidak digunakan. Jadi saya harap kesadaran masyarakat ke depannya untuk bersedia untuk memilih dalam Pemilu sesuai dengan hati nurani,” ujarnya.

Dari total suara yang dikumpulkan, KPU Kampar akhirnya menyatakan pasangan Jefry Noer-Ibrahim sebagai pemenang Pilkada Kampar dengan perolehan total 125.231 suara atau sekitar 45,85 persen.

Pasangan nomor urut 3 itu maju setelah mendapat dukungan dari Partai Demokrat, PKS dan PAN.

Mereka mengalahkan pasangan “incumbent” Burhanuddin Husin-Zulher yang harus puas di posisi kedua dengan 110.792 suara.

Sedangkan, kandidat terakhir dengan nomor urut 1 yakni Nasrun Effendi-Tengku Nazir, hanya memperoleh 37.095 suara dalam pilkada Kampar. (sumber: berita8)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.