Pilkada Buleleng Dijaga 5.000 Personel TNI dan Polri

polisiSekitar 5.000 personel TNI/Polri mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Buleleng pada 22 April 2012.

Ribuan personel tersebut dikerahkan di Taman Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Rabu (4/4/2012), untuk mengikuti upacara gelar pasukan yang dipimpin oleh Wakil Kepala Polda Bali Brigjen (Pol) Untung Yoga Ana.

“Kami berharap para calon bupati dan wakil bupati beserta tim kampanye dan pendukungnya agar mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Dia juga meminta jajaran pejabat Pemkab Buleleng dan perangkat desa adat untuk mendukung kelancaran proses pilkada.

Upacara tersebut dihadiri oleh empat pasangan calon, yakni Gede Ariadi-Wayan Artha yang diusung Partai Golkar, PKPB, dan PAN; Tutik Kusuma Wardhani-Komang Nova Sewi Putra (Partai Demokrat); Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PDIP); dan Gede Wenten Suparlan-Ida Bagus Djodhi (Hanura-Den Bukit).

Keempat pasangan tersebut diminta mematuhi kesepakatan bersama siap kalah dan siap menang serta menjamin keamanan wilayah.

Kepala Polres Buleleng AKBP T Widodo Rahino mengatakan jumlah personel tersebut belum termasuk personel dari Batalyon Infanteri Raider/900.

Dalam Pilkada Buleleng, Polda Bali juga mengirimkan satu kompi Brimob dan satu kompi pasukan Dalmas serta kelengkapan kendaraan taktis.

Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi dan Pelaporan Pilkada Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Puspaka mengemukakan bahwa tahap pilkada dipersiapkan secara maksimal melalui koordinasi dengan melibatkan Muspida, KPU dan Panwas.

“Kami berharap pilkada tahun ini lebih baik dibandingkan lima tahun sebelumnya,” kata Sekda Kabupaten Buleleng itu.

KPU Kabupaten Buleleng berjanji akan menindaklanjuti laporan Panwalu bahwa ada ribuan pemilih ganda. (berita8)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.