Pilkada Bali Jadi Acuan Golkar di Pemilu 2014

Pilkada GorontaloPilkada Bali akan digelar 2013 mendatang. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Bali sedang melaksanakan survei untuk kandidat Gubernur Bali pada Pemilukada 2013 depan. Hal itu ditegaskan Ketua DPD Golkar Bali, I Ketut Sudikerta saat memberikan keterangan resmi di Kantor Golkar, Rabu 29 Februari 2012.

Menurutnya, survei itu dilakukan untuk mencari figur terbaik yang akan diusung Partai Golkar pada hajatan demokrasi lima tahunan itu. Survei itu sendiri, sambung Sudikerta, merupakan amanat rapat kerja daerah (Rakerda) yang baru usai dilaksanakan.

“Ini merupakan amanat Rakerda untuk sukses kader dan sukses pemilu,” kata Sudikerta.

Provinsi Bali saat ini dipimpin Gubernur Made Mangku Pastika dan Wakil Gubernur Anak Agung Puspayoga. Keduanya maju melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Masa kepemimpinan Made Mangku Pastika akan berakhir pada 2013 mendatang.

Meski diusung oleh PDIP, namun Golkar tetap memasukkan nama Made Mangku Pastika dan sejumlah tokoh Bali lainnya dalam survei yang akan kelar Agustus mendatang itu. “Yang terbaik akan kami usung sebagai kandidat gubernur periode berikut,” kata Sudikerta.

Meski begitu, Sudikerta mengaku belum ada komunikasi yang dijalin dengan Made Mangku Pastika. Pun sebaliknya, Made Mangku Pastika sendiri belum berkomunikasi dengan Partai Golkar. “Hingga saat ini baik saya ataupun beliau (Pastika) belum ada komunikasi. Nanti pada saatnya komunikasi itu kita lakukan,” katanya.

Soal kriteria yang disurvei, Sudikerta menjelaskan jika mereka yang memiliki ketokohan, baik di internal partai, eksternal partai, mau pun tokoh masyarakat dan pengusaha. “Jadi sesuai target kami, pemilukada di Bali ini menjadi acuan untuk sukses secara nasional. Kami menjadikan Pemilukada Bali sebagai acuan untuk menyukseskan Golkar pada Pemilu 2014 mendatang,” ujar Sudikerta. (vivanews)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.