Pemprop NTT Kaji Tanah Tak Bersertifikat

sekda dan kepala dipenda NTTSekretaris Daerah (Sekda) NTT yang juga Kepala Dinas Pendapatan dan Aset Daerah, Frans Salem, S.H, M.Si mengatakan, saat ini Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT sedang mengkaji bidang tanah yang belum bersertifikat.

Jika hasil kajian dan analisis tim bidang tanah tersebut tidak bermasalah maka segera disertifikat. Untuk memperlancar sertifikat itu, pemerintah bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Untuk tanah yang bermasalah akan dilakukan upaya penyelesaian secara kekeluargaan dengan pihak terkait. Jika upaya itu tidak  berhasil maka ditempuh jalur hukum.

“Target kita tahun 2011 semua aset daerah harus sudah diinventarisir secara teratur. Untuk tanah harus jelas sertifikatnya. Kami sudah canangkan tahun 2011 merupakan tahun penertiban aset,” kata Frans Salem di ruang kerjanya, Jumat (14/5/2010).

Untuk penertiban aset, kata Salem, pemprop bekerjasama dengan berbagai pihak. Menurut Salem, ada dua langkah yang ditempuh, yakni administrasi terutama data base dan penertiban aset yang bermasalah dengan pihak lain, baik internal maupun eksternal.

Salem menjelaskan, aset yang memiliki nilai ekonomis tinggi akan dimaksimalkan untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itu pemerintah bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Gadja Madah untuk  mengkaji hasilnya.

Ditanya soal tanah Bandung, Salem mengatakan tunggu keputusan DPRD NTT yang mencabut keputusan lama DPRD tentang penghapusan. Jika sudah ada keputusan DPRD NTT maka tanah itu perlu dimasukkan dalam inventaris daerah.
Salem mengakui sudah ada pihak ketiga yang menawarkan kerja sama bidang usaha. Untuk itu pemerintah meminta bantuan FE UGM untuk mengkajinya. Jika tawaran kerja sama menguntungkan daerah, kata Salem, maka pemerintah akan melakukan langkah-langkah.

Soal tanah di Hotel New Bajo Beach, Salem mengatakan, pemerintah sedang menelusuri. Salem mengakui tidak ada kontribusi sama sekali aset tanah yang digunakan pihak ketiga membangun hotel berbintang di Labuan Bajo tersebut. Pemerintah menelusuri dokumennya, jangan sampai kontribusinya tidak masuk ke kas daerah. (sumber: pos kupang)

Filed Under: Indonesia Timur

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.