Pemilu Kada Flotim Bisa Ditunda

pilkada flores timur ditundaJika sampai hari Senin (17/5/2010), tidak diselenggarakan kampanye, maka pelaksanaan pemilu kada di Flores Timur (Flotim) bisa ditunda. Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Flotim masih melakukan koordinasi dengan KPU NTT mencari jalan keluar.

Juru bicara KPU NTT, Drs. Djidon de Haan, saat dihubungi ke telepon selulernya, Kamis (13/5/2010) malam, menjelaskan, yang berwenang menunda pemilu adalah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) berdasarkan laporan gubernur.

Dia menyebutkan, dalam undang-undang disebutkan, pelaksanaan pemilu bisa ditunda jika terjadi bencana alam, kerusuhan, gangguan keamanan dan gangguan lainnya. Yang berhak menyatakan gangguan adalah pejabat fungsional. Dia mencontohkan, yang berhak menyatakan terjadi bencana adalah dinas sosial, yang berhak menyatakan gangguan keamanan adalah kepolisian.

Prosedurnya, kata Djidon, KPU mengusulkan ke  DPRD, DPRD mengusulkan ke bupati, bupati mengusulkan ke gubernur dan gubernur  mengusulkan ke Mendagri. Untuk kasus Flores Timur, gangguan keamanan bisa dijadikan alasan penundaan. Jika terjadi gangguan keamanan, maka  pihak yang berhak menyatakan gangguan itu adalah Kapolres Flores Timur.

Ditanya soal batalnya tim KPU NTT dan KPU pusat ke Larantuka, Djidon mengatakan, pembatalan dilakukan setelah Kapolres Flores Timur menyatakan situasi tidak kondusif. Sesuai agenda tim KPU Propinsi dengan KPU pusat akan menjelaskan kepada semua komponen masyarakat tentang perubahan keputusan yang mengakomodir Mondial, mendampingi KPU Flotim menetapkan calon  dan penarikan nomor urut. Namun hal itu tidak dapat dilakukan sehingga KPU NTT kembali ke Kupang dan KPU pusat kembali ke Jakarta.

Anggota KPU Pusat, Sri Nuryanti, yang ditemui di Bandara El Tari Kupang, Kamis siang, juga mengatakan, situasi Flotim tidak kondusif sehingga tim KPU tidak bisa masuk ke Larantuka. “Kami berkoordinasi dengan Kapolres. Katanya situasi tidak kondusif. Beliau bilang tidak menjamin karena masyarakat belum terima kebijakan mengakomodir paket Mondial,” kata Sri Nuryanti.

Tentang kemungkinan pelaksanaan pemilu kada ditunda, Nuryanti mengatakan, penundaan itu tergantung KPU Flotim. “Kami menunggu laporan KPU Flotim melalui KPU NTT,” ujar Nuryanti.

Djidon menjelaskan, penundaan bisa sebagian tahapan dan bisa juga keseluruhan tahapan. Sebagian tahapan bisa dimulai dari  proses pencalonan. Jika penundaan secara keseluruhan  berarti mulai dari baru.

Kapolres Flotim, AKBP Drs. Muhammad Syamsul Huda, yang dihubungi di sela-sela mengawasi para pengunjuk rasa di KPU Flotim, Rabu (12/5/2010), mengakui, kondisi Flotim dalam suasana aman. Aparat keamanan mampu mengamankan anggota KPU NTT dan KPU Pusat di Larantuka.

Namun, kata Huda, dirinya tidak bisa menjamin ketika para anggota KPU NTT dan KPU Pusat berada dalam ruangan rapat yang undangannya sangat beragam dan banyak. “Kalau di luar ruangan kami menjamin aman, namun di dalam ruangan kami tidak menjamin. Karena, ada sekitar 30-an pimpinan parpol yang kontra terhadap KPU NTT dan KPU Pusat. Begitu juga para demonstran yang kontra terhadap KPU NTT dan KPU Pusat. Karena itu, kami sampaikan kondisinya belum kondusif untuk pertemuan. Dan, kami juga tidak bisa menjaga proses pertemuan dalam ruangan dengan senjata lengkap. Apalagi, ini pesta rakyat yang mestinya harus dilakukan dalam suasana yang damai,” kata Huda.

Menurut Djidon, jika pemilu kada sampai ditunda maka kerugiannya sangat besar. Kerugian bukan hanya dialami oleh KPU yang telah mengeluarkan banyak biaya, tapi juga para kandidat yang sudah banyak mengeluarkan ongkos politiknya.
Djidon menegaskan, demo atau unjuk rasa tidak boleh mengalahkan undang-undang. “Negara ini bukan premanisme. Semua mengacu pada aturan sehingga semua pihak perlu menerimanya,” kata Djidon.

Juru bicara KPU Flotim, Kosmas Ladoangin, kepada Pos Kupang, Kamis (13/5/2010), mengakui masih melakukan koordinasi dengan KPU NTT terkait pelaksanaan pemilu kada di Flotim. “Kami masih koordinasi bagaimana soal kelanjutan pelaksanaan tahapan pemilu kada di Flotim. Kami berharap KPU NTT secepatnya memberikan keputusan sehingga tahapan pelaksanaan pemilu kada berjalan baik,” kata Kosmas yang didampingi Ketua KPU Flotim, Bernad Boro Tupen, S.Pd. (sumber: pos kupang)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.