PAD Makassar Meningkat

politik uangPenerimaan Pendapatan Daerah (PAD) Kota Makassar 2009 dapat terealiasasi Rp1,21 Trilyun dari target Rp1,19 Trilyun atau 101,50%. Angka itu mengalami peningkatan dari 2008 yang hanya terealiasasi Rp1,14 Trilyun dari target Rp1,08 Trilyun.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin dalam rapat paripurna DPRD Kota Makassar. Agendanya membahas Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksaanaan APBD tahun anggaran 2009 di DPRD Makassar, Senin (23/8).

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD, HI Adnan Mahmud dan lengkap dihadiri Wakil Ketua, Haidar Majid, HM Busrah Abdullah, Samsu Niang dan Wakil Walikota Makassar, Supomo Guntur.

Pendapatan transfer atau dikenal sebagai Dana Perimbangan meliputi transfer pemerintah pusat-dana perimbangan dan transfer pemerintah provinsi terealisasi Rp1,017 Trilyun dari target Rp995,67 M. Untuk 2008 terealiasasi Rp922,66 M dari target Rp902,08.

Realiasai pendapatan transfer Pemerintah Pusat-Dana Perimbangan tahun anggaran 2009 sebesar Rp833,83 M dari target 824,99 M yang terdiri dari Bagi Hasil Pajak (BHP) terealiasasi Rp142,66 M dari target Rp132,70 Milyar .
Pendapatan transfer pemerintah pusat lainnya direncanakan sebesar Rp49,18 Milyar dapat direalisir Rp68,96 Milyar atau 140,22%. Pendapatan transfer pemerintah provinsi ditarget Rp121,50 Milyar dapat direalisir Rp115,01 Milyar atau 94,66%.

Sementara itu, pendapatan yang berasal dari lain-lain pendapatan daerah yang sah yang terdiri dari pedapatan hibah , dana darurat dan pendapatan lainnya dapat direalisir sebesar Rp27,20 Milyar dari target Rp25,44 Milyar atau 106,92%, menurun dibandingkan tahun 2008 yang terealisasi Rp63,47 Milyar dari target Rp35,29 Milyar atau 179,85%.

Ilham menegaskan, kendati 3 jenis pendapatan yang tidak mencapai target 100%, akan tetapi realiasasi Pendapatan Daerah 2009 pada umumnya pos-pos penerimaan melampaui target termasuk realiasasi pajak daerah. Belum tercapainya PAD Kota Makassar tahun 2009 akan menjadi renungan dan dorongan untuk terus dilakukan upaya penyempurnaan berbagai persoalan yang menjadi kendala.

Lanjut Ilham, Ranperda tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2009 dilengkapi dengan Laporan Arus Kas dan Neraca Daerah posisi akhir Desember 2009. Terjadi penurunan kas bersih Rp29,79 M lebih dari saldo awal Januari 2009 sebesar Rp112,31 M lebih dan akhir Desember 2009 menjadi Rp82,52 M lebih.

Akhir Desember 2009, terdapat saldo kas di bendahara pengeluaran Rp3,68 M lebih dan saldo kas di Bendahara Penerima sebesar Rp1,20 Milyar, sehingga secara total saldo akhir kas Rp87,41 Milyar. (sumber: upeks)

Filed Under: Indonesia Timur

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.