NTT Waspadai Kemarau Panjang

ntt kemarau panjang Masyarakat di NTT perlu mewaspadai musim kemarau yang terjadi tahun 2010. Musim kemarau tahun ini sangat cepat, yang ditandai dengan musim peralihan. Hal ini disampaikan Kepala Stasiun Klimatologi Klas II Lasiana Kupang, Ir. Purwanto, ketika dihubungi melalui telepon selulernya Minggu (14/3/2010).

Menurut Purwanto, kondisi cuaca saat ini mulai mengarah pada peralihan musim hujan ke musim kemarau. Meski pada beberapa daerah di NTT masih terjadi hujan dengan intensitas yang mulai menurun dan sporadis.  “Perlu waspada karena tahun ini mulai Maret mulai musim kemarau. Tanda-tanda ke arah itu  sudah nyata, yakni arah angin yang berubah-ubah,” katanya.

Dia menjelaskan, arah angin yang terjadi saat ini dari barat dan utara, namun sudah bervariasi, sehingga tanda-tanda peralihan musim semakin nampak. “Mewaspadai peralihan musim ini tentu lebih pada sektor pertanian karena terjadi kekeringan. Sektor ini perlu diperhatikan, terutama efesiensi pengelolaan air untuk pertanian, mengingat curah hujan mulai berkurang,” ujarna.

Purwanto mengatakan, ada enam wilayah di NTT yang Maret ini sudah mengalami musim kemarau. Enam daerah itu, yakni Alor, Lembata, Adonara, Kabupaten Maumere (Sikka Barat Daya), Ende Bagian Selatan, dan sebagian wilayah Kupang.

Sedangkan hampir seluruh NTT kemarau terjadi rata-rata  pada April 2010, kecuali Manggarai Timur bagian utara baru terjadi kemarau pada Mei 2010. (sumber: pos kupang)

Related Blogs

    Filed Under: Indonesia Timur

    Tags:

    About the Author:

    RSSComments (0)

    Trackback URL

    Comments are closed.

    • Quote of the Day
      Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.