Mendagri Minta Perencanaan Pusat, Daerah Sinkron

pembangunan daerah tertinggalMenteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Kapuslit Kependudukan dan Pembangunan Daerah Wahyudi Wiyonoputro menyatakan bahwa antara perencanaan pembangunan pemerintah pusat dan daerah harus sinkron.

Ia menjelaskan, perencanaan pembangunan daerah seharusnya menyesuaikan dengan pemerintah pusat, agar program dilaksanakan secara terpadu dan efektif.

“Kerjasama pembangunan pusat dan daerah merupakan salah satu sarana, untuk lebih memantapkan hubungan dan keterkaitan daerah yang satu dengan yang lain,” ujarnya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) di gedung Belle Li Mbui, Gorontalo, Jumat.

Selain itu, kata dia, sinkronisasi akan menserasikan pembangunan antar daerah dan antar fungsi pemerintahan serta mengoptimalkan pendayagunaan potensi daerah.

“Pusat tidak boleh jalan sendiri dan pemerintah daerah juga demikian. Jika tidak, maka pembangunan akan terseok-seok jadinya,” katanya.

Untuk mendukung tercapainya target pembangunan nasional, maka pemerintah daerah diantaranya harus menerapkan sistem pelayanan informasi dan perizinan investasi secara elektronik.

Selain itu juga harus membatalkan peraturan daerah bermasalah dan pengurangan biaya berusaha.

“Yang paling penting juga pengelolaan keuangan daerah jangan sampai disclaimer, karena itu menggambarkan good governance suatu pemerintahan,” tambahnya. (sumber: antara)

Filed Under: Indonesia Timur

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.