Memanas, Rapat Pleno KPU Diskors

logo-kpuKomisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo menskors rapat pleno pengundian ulang nomor urut calon gubernur dan wakil gubernur Gorontalo, Minggu (2/10/2011), di kantor KPU Gorontalo, karena suasana rapat memanas. Saat pengundian dimulai, perwakilan pasangan calon menghujani anggota KPU yang memimpin rapat dengan interupsi.

Karena terus memanas dan rapat belum juga dimulai, salah satu perwakilan pasangan Gusnar Ismail-Tonny Uloli diusir dari dalam ruangan rapat pleno. Usai pengusiran, rapat diskors.

Peserta yang tidak membawa surat undangan diminta keluar. Belasan wartawan yang ada di dalam ruangan pun turut diminta keluar oleh petugas. Petugas kepolisian yang menjaga di dalam dan luar ruangan rapat lantas menyeleksi ulang peserta yang bisa masuk ke dalam ruangan.

Pengundian diulang karena pada pengundian pertama, Kamis (29/9/2011), ditemukan kejanggalan pada tabung yang berisi nomor urut undian pasangan calon. Pengundian itu berbuntut kericuhan.

Kericuhan pada pengundian yang berlangsung Kamis itu disebabkan salah satu dasar tabung yang dipilih pasangan Gusnar Ismail-Tonny Uloli terdapat tonjolan besi. Namun, tidak terdapat tonjolan pada tabung yang dipilih pasangan lainnya, yakni Rusli Habibie-Idris Rahim dan David Bobihoe-Nelson Pomalingo.

Adanya kejanggalan itu membuat kubu Rusli Habibie manyampaikan protes kepada KPU dan panitia pengawas. Hasil pengundian saat itu pasangan Gusnar Ismail-Tonny Uloli mendapat nomor urut satu. Adapun nomor urut dua dan tiga didapat pasangan David Bobihoe-Nelson Pomalingo dan Rusli Habibie.

Karena ada kejanggalan dan diprotes keras, KPU tidak mengesahkan hasil undian tersebut. (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.