Mahfud Desak Pilkada Langsung Ditinjau Ulang

mahfud-md-ketua-mkKetua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md mendesak pemilihan kepala daerah langsung ditinjau ulang. Sebab, pemilihan langsung itu ternyata merusak moral masyarakat.

“Saya melihat kebohongan, teror, kolusi antar pejabat dan calon, kolusi antara Komisi Pemilihan Umum dan calon ” kata Mahfud   saat ditemui jurnalis di ruang kerjanya, lantai 15 Gedung Mahkamah Konstitusi, Senin (2/8). “Yang kemudian membuat saya berpikir, apa benar pilihan kita ini?”

Menurut dia, lebih baik sistem pemilihan dikembalikan ke sistem dulu. Kalau lewat DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah), korbannya kan lebih sedikit, sekitar 45 orang (anggotanya) di kabupaten/kota “Atau paling banyak 150 orang di tingkat provinsi yang rusak mental, suap menyuap, melakukan kolusi dan politik uang, hahaha…..” kata Mahfud sambil tertawa lepas. “Kalau langsung seperti sekarang, kerusakan itu masif, melibatkan seluruh rakyat,” ujar Mahfud sembari bergurau.

Mahfud setuju dengan pernyataan wakil Presiden Boediono, yakni demokrasi itu baru baik bagi bangsa yang pendapatan per kapitanya di atas US$ 6 ribu. Adapun Indonesia,  hingga kini baru memiliki pendapatan per kapita sekitar US$ 4 ribu. “Karena untuk pendapatan per kapita sebesar itu, perlu pendidikan yang baik juga, sehingga (demokrasi) tidak akan transaksional. Kita perlu beberapa tahun,” ujarnya.

Indonesia, lanjut dia,  tak perlu malu untuk mengakui telah melakukan percobaan dan kesalahan. “Kita kan masih transisi, tandanya, coba-coba dengan trial and error itu, dan anomali terjadi.”

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Agus Purnomo sepakat dengan pendapat Mahfud. “Bayangkan saja, untuk pilkada di Sumatra Barat misalnya, makan biaya Rp 60 miliar, itu kan banyak sekali,” ujarnya. “Saya juga berpijak pada Pancasila sila keempat, akar ideologi kita adalah perwakilan.”

Dia yakin, pasti akan banyak kritik terkait usulan pengembalian pemilihan kepala daerah ke DPRD itu. “Tapi untuk kebaikan, tidak masalah. Tinggal menunggu revisi Undang-undang Pemerintahan Daerah, karena pilkada diatur di dalamnya,” kata Agus. (sumber: tempointeraktif)

Filed Under: Kabar Pilkada

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.