Langgar Kode Etik, 4 Anggota KPU Dipecat

kisruh pilkada flores timurEmpat dari lima anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, diepcat karena terbukti melanggar kode etik.

Mereka adalah Kosmas Ladoangin (ketua), Bernard Boro Tupen, Abdulkadir Yahya, dan Yohanes Sili Rotok Bahi.

Satu anggota yang tersisa, Ernesta Katana, tidak diberhentikan karena tidak terlibat aktif dalam pengambilan keputusan kontroversial yang memicu terjadinya kisruh pelaksanaan Pemilukada.

Pemberhentian empat anggota KPU Flotim direkomendasikan Dewan Kehormatan (DK) KPU Provinsi NTT, setelah memeriksa laporan pelanggaran kode etik dari elemen masyarakat. Rekomendasi dengan Nomor 01/F/DK-KPU NTT/VII/2010 itu dibacakan Djidon de Haan selaku ketua Tim DK, di aula KPU Provinsi NTT.

Sidang yang berlangsung selama 30 menit, dimulai pukul 10.20 Wita, dihadiri Kosmas Ladoangin dan Ernesta Katana. Abdulkadir Yahya dan Yohanes Sili Rotok Bahi terlambat hadir sehingga tidak masuk ruang sidang. Sedangkan Bernard Boro Tupen yang sebelumnya mengundurkan diri dari ketua KPU Flotim tidak hadir.

DK menyatakan, empat anggota itu melanggar pasal 2, pasal 5 dan pasal 10 Peraturan KPU Nomor 31 Tahun 2008 tentang Kode Etik.

Ditemui seusai sidang, Djidon menegaskan, empat anggota itu terbukti melanggar sumpah, asas-asas penyelenggaraan Pemilukada, tugas dan wewenang serta melanggar kewajiban.

“Mengenai melanggar tugas dan wewenang, salah satunya tidak melaksanakan tugas lain yang diberikan KPU Pusat dan KPU Provinsi. Sedangkan melanggar kewajiban, mereka tidak bersikap adil dan tidak setara memperlakukan semua paket,” kata Djidon.

Terkait dengan pasal 13 huruf l Peraturan KPU Nomor 68 Tahun 2009 yang menjadi polemik, kata Djidon, setelah DK melakukan pemeriksaan, diketahui bahwa ternyata ada pasangan calon selain Simon Hayon-Frans Diaz Alffi yang digugurkan KPU Flotim.

“Rekemondasi ini bersifat final dan mengikat. Ini masalah internal di lembaga, terkait dengan pelanggaran kode etik, jadi kalau tidak puas tidak ada jalan lain, kecuali menerima. Tidak bisa dibawa ke jalur hukum,” tegasnya. (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.