Lahan Kering NTT Sangat Potensial

ntt kaya bahan baku semenMenteri Perumahan Rakyat, Suharso Monoarfa mengingatkan masyarakat NTT tidak pasrah dengan kondisi alam yang mayoritas lahan kering. Jika dikelola secara baik untuk pertanian dan peternakan dengan mengedepankan teknologi tepat guna maka akan sangat potensial.

Suharso Monoarfa mengatakan hal ini saat melakukan pencanangan pembangunan pusat pendidikan dan latihan (Pusdiklat) lahan kering milik Novanto Center di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Rabu (16/6/2010).

Menurut Monoarfa, dengan dibangunnya pusdiklat lahan kering dapat merangsang warga NTT untuk bisa mengelola lahan kering sebagai lahan produktif baik untuk usaha pertanian dan peternakan.

“Selama ini saya melihat warga NTT hanya pasrah dengan kondisi alam yang kering ini, padahal dibalik kekeringan yang ada ini menyimpan potensi alam yang luar biasa. Hal itu bisa mensejahtraankan rakyat di daerah ini. Saya minta warga NTT jangan hanya pasrah dengan kondisi yang ada,” kata Monoarfa.

Menurut dia, memajukan sektor pertanian lahan kering  bukanlah sesuatu yang mustahil. Dengan adanya pusdiklat ini lanjutnya, akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia termasuk di Propinsi NTT pada khususnya bahwa memajukan pertanian dilahan kering bukanlah hal yang mustahil. “Dari pada mengirim TKI ke luar negeri mari kita manfaatkan tenaga-tenaga yang muda itu untuk mengolah lahan pertanian lahan kering dengan maksimal. Saya yakin akan membuahkan hasil sepanjang kita serius untuk mengelola lahan itu secara baik. Mari kita dorong para pemuda itu menjadi peternak. Seharusnya yang kita lakukan adalah memasok ternak ke LN bukan mengirim malah peternak muda usia dikirim ke LN untuk menjadi TKI,” kata Monoarfa.

Dikatakannya, masyarakat NTT yang hidupdilahan kering membutuhkan perhatian dan pengetahuan yang baru tentang pola pemanfaatan lahan kering. Dengan demikian kehadiran Pusdiklat ini bisa mengatasi lahan kering dengan sedemikian rumah untuk kehidupan.

“Tidak mungkin dalam kawasan yang kering ini tidak ada rahasia Tuhan. Pasti ada rahasia Tuhan dalamnya karena tidak mungkin ada kehidupan kalau tidak ada rahasia,” ujarnya.

Pendiri Novanto Center, Setya Novanto menjelaskan, dalam kawasan seluas 12 ha itu akan dijadikan sebagai lokasi pembibitan ayam, kambing, sapi serta pembibitan berbagai aneka tanaman holtikultura. Selain itu, juga disiapkan aula dan penginapan bagi peserta pelatihan yang berasal dari luar daerah  NTT. “Kami juga akan menjadi kawasan ini sebagai lokasi pemotongan sapi hasil pengembangan ternak dilokasi rance milik Novanto Center di Amfoang Selatan,” kata Novanto.

Dia mengatakan, apa yang dilakukannya itu sebagai wujud nyata  perhatianya terhadap daerah ini. Dengan demikian, rakyat NTT akan mendapatkan pengetahuan baru dalam pengembangkan  usaha pertanian lahan kering di NTT. (sumber: pos kupang)

Filed Under: Indonesia Timur

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.