KPUD T.Tinggi Didesak Ajukan Anggaran Pilkada Ulang

logo-kpuKetua DPC Partai Gerindra Kota Tebingtinggi H Hendrik Pulungan mendesak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) untuk mengajukan anggaran pelaksanaan pemungutan Pilkada ulang Pilkada pasca Putusan Mahkamah Konstitusi.

“Hal ini sangat penting, agar masyarakat tidak bertanya-tanya, kapan dilaksanakannya pemungutan suara ulang tersebut,” kata H Hendrik Pulungan, Rabu (20/10) di kantornya.

Pengajuan anggaran itu sangat penting mengingat akan berakhirnya tahun anggaran 2010, sehinga dapat ditampung di APBD Kota Tebingtinggi TA 2011. Bahkan Penjabat Walikota Tebingtinggi sudah memberikan signal kepada KPUD agar anggaran sesegera mungkin dapat disusun, karena Pemko Tebingtinggi siap untuk memfasilitasinya.

Pasca putusan MK, KPUD hendaknya jangan “mengurung diri”, mengingat masih adanya agenda demokrasi  di Kota Tebingtinggi ini yang belum terselesaikan, dan harus dilaksanakan, tegas Hendrik.

Ditempat terpisah Ketua KPUD Kota Tebingtinggi Hatta Ridho kepada Global mengaku belum dapat memastikan berapa jumlah dana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang mengingat sampai saat ini belum ada petunjuk baik itu dari MK maupun KPU.

Hatta menjelaskan, putusan MK terkait calon yang berhak mengikuti Pilkada Ulang dimultitafsirkan. Makanya untuk kepastian, pihaknya akan meminta petunjuk langsung dari MK, sementara dari KPU petunjuk tentang dimulai dari mana tahapan pemungutan suara ulang itu dilaksanakan.

“Mengacu dari petunjuk tersebutlah, baru dapat disusun anggarannya, sehingga dalam penyusunannya dapat dipastikan atas tahapan yang dilaksanakan,” katanya. (sumber: harian global)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.