KPUD NTB Kekurangan Dana Pilkada

politik uangKomisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nusa Tenggara Barat mendapat alokasi dana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebesar Rp 8 miliar dari jumlah yang diusulkan Rp 10,5 miliar. Berkurangnya dana Pilkada sebesar Rp 2,5 miliar dari total usulan itu, karena dana itu digunakan membangun Asrama Haji NTB di Mataram.

“Mudah-mudahan kekurangan dana itu bisa dipenuhi dari APBD Perubahan NTB tahun 2012,” kata Fauzan Khalid, Ketua KPUD NTB, Rabu (11/4/2012) di Mataram.

Usulan dana Pilkada itu sudah termasuk honor bagi Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat Desa, dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), yang sama besarnya dengan Pilkada 2008 lalu. Misalnya, honor Ketua PPK saat itu Rp 1 juta, dan anggota Rp 750.000.

Dengan dana yang tersedia kini, honor itu berkurang menjadi Rp 750.000 bagi Ketua PPK, Rp 600.000 untuk anggota PPK.

Pihak KPUD NTB, kata Fauzan, telah mengusulkan penambahan sebesar Rp 1,5 miliar agar Eksekutif dan Legislatif Provinsi itu mengupayakannya melalui APBD Perubahan NTB tahun 2012. Terlebih lagi ada Surat Keputusan Gubernur NTB yang menegaskan soal nilai nominal bagi hionor PPK dan PPS tahun 2013, sama besarnya dengan Pilkada sebelumnya.

Pembentukan PPK dan PPS dijadwalkan Oktober 2012. Pilkada di NTB, untuk memilih Gubernur dan Wakilnya, dilaksanakan serentak 13 Mei 2013, bersamaan dengan pemilihan Bupati -Wakil Bupati Lombok Timur, dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima.

Penggabungan pemilihan tiga kepala daerah itu, kecuali dibenarkan ketentuan yang berlaku, juga guna menghemat waktu dan biaya.

Sebelumnya, Darmansyah, Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPUD NTB, mengatakan, tiga kepala daerah berakhir masa jabatannya kurang dari 90 hari sejak dilantik.

Gubernur-Wakil Gubernur NTB -kini dijabat Zainul Majdi-Badrul Munir dilantik 17 September 2008 dan masa jabatannya berakhir 16 September 2013. Kemudian Bupati-Wakil Bupati Lombok Timur, pasangan Sukiman Azmi-M Lutfi mengakhiri masa tugasnya 29 Agustus 2013, setelah dilantik 30 Agustus 2008.

Sedangkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, Qurais Abidin-Arahman Abidin, berakhir masa tugasnya 23 Juli 2013, dimulai 24 Juli 2008.

Jumlah pemilih dalam Pemilukada Gubernur-Wakil Gubernur NTB tahun 2013 diperkirakan 3.618.878 juta jiwa, atau lebih banyak dibanding tahun 2008 yang berjumlah 3.004.902 jiwa. (kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.