KPUD Menentang MK, Diadukan ke KPU Pusat

Gedung KPUKeputusan kontroversial Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah bakal dibawa lagi ke Jakarta, untuk diadukan kepada KPU pusat dan Kementerian Dalam Negeri.

Upaya itu bakal ditempuh kubu pasangan calon kepala daerah Ujang Iskandar-Bambang Purwanto setelah rapat pleno KPU setempat pada Rabu (1/7/2010) menolak untuk mematuhi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (7/7/2010) lalu.

“Kami kaget dengan keputusan KPU itu. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami akan melaporkan masalah ini ke KPU pusat dan Kementerian Dalam Negeri,” ujar Komaruddien Mangun Jaya, tim sukses pasangan Ujang Iskandar-Bambang Purwanto saat menghubungi Kompas.com, Kamis (15/7/2010).

Komaruddien pun berharap, KPU pusat dan Kementerian Dalam Negeri nanti tidak “masuk angin” dalam menyikapi sengketa ini. “Indikasi ‘masuk angin’ itu sudah cukup nyata terjadi di KPU daerah kami maupun KPU provinsi,” ujar Komaruddien.

Seperti diberitakan, Pilkada Kotawaringin Barat diikuti dua pasangan calon; Ujang Iskandar-Bambang Purwanto dan Sugianto-Eko Soemarno.

KPU setempat pada 12 Juni 2010 menetapkan pasangan Sugianto-Eko Soemarno sebagai juaranya. Namun, keputusan itu didiskualifikasi oleh Mahkamah Konstitusi.

“Mahkamah Konstitusi menyatakan membatalkan hasil penghitungan suara yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum dan menetapkan hasil penghitungan suara yang benar,” kata Ketua MK Mahfud MD dalam amar putusannya.

MK pun memerintahkan kepada KPU untuk menerbitkan surat keputusan yang menetapkan pasangan Ujang Iskandar-Bambang Purwanto sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.

Pertimbangannya, tingkat pelanggaran yang dilakukan pasangan Sugianto-Eko Soemarno sangat serius sehingga membahayakan demokrasi dan mencederai prinsip-prinsip hukum. (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.