KPU Umumkan Nomor Urut Peserta Pilkada Kota Surabaya

pilkada1Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya mengumumkan nomor urut pasangan calon wali kota/wakil wali kota yang akan berlaga dalam pilkada Surabaya.

Hasil pengundian nomor urut lima pasangan calon wali kota/wakil wali kota Surabaya itu digelar di Kantor KPU Surabaya, Jl Adityawarman, menghasilkan pasangan nomor urut satu yakni pasangan Sutadi-Mazlan yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gerindra.

“Untuk nomor urut dua diperoleh pasangan Fandi-Yulius yang diusung PDS, PKS, PPP dan PKNU,” kata Ketua KPU Kota Surabaya Eko Sasmito. Adapun untuk nomor urut tiga, empat dan lima, masing-masing diperoleh pasangan Arif Afandi-Adies Kadir (Partai Golkar dan Demokrat), Risma-Bambang (PDIP) dan Fitrajaya-Naen (Independen).

Pengundian nomor urut tersebut dihadiri kelima pasangan calon wali kota/wakil wali kota Surabaya itu. Namun calon wali kota dari PKB BF Sutadi tampil sendirian karena pasangannya, Maslan Mansyur sedang menunaikan ibadah umroh.

Sebelum pengundian sempat terjadi adu argumen antara massa pendukung pasangan independen, Fitrajaya-Naen Suryono dengan polisi. Pasalnya, mereka tidak diperkenankan masuk karena tidak memakai seragam sebagaimana pendukung kandidat lain.

Simpatisan dari Fitrajaya datang sambil membawa poster dan spanduk dan seolah-olah hendak berunjuk rasa. Tapi setelah adu argumen sambil berteriak-teriak massa akhirnya diperbolehkan masuk halaman KPU dengan cara menanggalkan spanduk dan poster. (sumber: antara)

KPU Umumkan Nomor Urut Peserta Pilkada Kota Surabaya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya mengumumkan nomor urut pasangan calon wali kota/wakil wali kota Surabaya, Sabtu (3/4).

Hasil pengundian nomor urut lima pasangan calon wali kota/wakil wali kota Surabaya itu digelar di Kantor KPU Surabaya, Jl Adityawarman, menghasilkan pasangan nomor urut satu yakni pasangan Sutadi-Mazlan yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gerindra.

“Untuk nomor urut dua diperoleh pasangan Fandi-Yulius yang diusung PDS, PKS, PPP dan PKNU,” kata Ketua KPU Kota Surabaya Eko Sasmito. Adapun untuk nomor urut tiga, empat dan lima, masing-masing diperoleh pasangan Arif Afandi-Adies Kadir (Partai Golkar dan Demokrat), Risma-Bambang (PDIP) dan Fitrajaya-Naen (Independen).

Pengundian nomor urut tersebut dihadiri kelima pasangan calon wali kota/wakil wali kota Surabaya itu. Namun calon wali kota dari PKB BF Sutadi tampil sendirian karena pasangannya, Maslan Mansyur sedang menunaikan ibadah umroh.

Sebelum pengundian sempat terjadi adu argumen antara massa pendukung pasangan independen, Fitrajaya-Naen Suryono dengan polisi. Pasalnya, mereka tidak diperkenankan masuk karena tidak memakai seragam sebagaimana pendukung kandidat lain.

Simpatisan dari Fitrajaya datang sambil membawa poster dan spanduk dan seolah-olah hendak berunjuk rasa. Tapi setelah adu argumen sambil berteriak-teriak massa akhirnya diperbolehkan masuk halaman KPU dengan cara menanggalkan spanduk dan poster. (sumber: antara)


Related Blogs

    Filed Under: Kabar Pilkada

    Tags:

    About the Author:

    RSSComments (0)

    Trackback URL

    Comments are closed.

    • Quote of the Day
      Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.