KPU Surabaya: Tidak Ada Pilihan Lain

sengketa pilkadaKedua pihak dalam sengketa pilkada Kota Surabaya mengaku akan memenuhi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, Rabu (30/6/2010) soal pemilihan ulang di lima kecamatan dan dua kelurahan 2010.

“Apapun hasilnya yang diputus MK adalah lembaga tertinggi dan akan melaksanakannya walaupun itu pahit,” kata kuasa hukum cawali-wawawali Surabaya Risma-Bambang, Anugrah Ariyadi, melalui telepon.

Sementara itu, ketua tim pemenangan cawali-wawawali Surabaya Arif Afandi-Adies Kadir, Yunianto Wahyudi, mengaku puas atas keputusan tersebut. “Saya puas dengan keputusan itu, selanjutnya kami akan merapatkan barisan untuk memenangkan Pilkada Surabaya,” ujarnya.

Terpisah, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Edward Dewaruci, mengatakan siap menjalankan keputusan MK. “Kami siap menjalankannya, tidak ada pilihan lain.”

MK tadi memerintahkan KPU Surabaya agar mengelar pemungutan suara ulang di lima kecamatan; Bulak, Semampir, Krembangan, Rungkut dan Sukolilo.

Sedangkan dua kelurahan yang juga harus mengulang yaitu Kelurahan Putat Jaya dan Wiyung Kecamatan Wiyung.

Selain pemilu ulang, Ketua MK Mahfud MD pada saat memimpin sidang meminta KPU harus melakukan penghitungan ulang di semua kotak suara se-Surabaya, kecuali kecamatan dan kelurahan yang dilakukan pemilu ulang.

“Pelaksanaan pemilu ulang itu harus dilakukan selama 60 hari setelah keputusan dibacakan,” ujarnya. (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.