KPU: Sekjen Depdagri Tak Sopan

logo-kpuAnggota Komisi Pemilihan Umum Pusat I Gusti Putu Artha menilai Sekretaris Jenderal Departemen Dalam Negeri Diah Anggraeni tidak sopan dan lancang menyurati Gubernur Bali Made Mangku Pastika soal pemilukada Jembrana.

“Semestinya ia tidak ikut campur urusan pemilukada. Ini sama saja dengan mengintervensi,” kata Artha di Denpasar.

Menurut dia, persoalan perbedaan pendapat pelaksanaan pemilukada Jembrana antara KPU dan Bupati Jembrana Winasa masih menjadi wilayah KPU, bukan memasukan gubernur sebagai fasilitator. Winasa meminta pelaksanaan pemilukada pada Oktober 2010, sementara KPU menjadwalkan Desember 2010.

Konflik KPU dengan Bupati Jembrana Winasa sudah dimulai sejak Februari lalu, mulai dari soal anggaran, tanggal pelaksanaan, hingga system e-voting. Artha mengatakan, pihaknya sudah hampir habis kesabaran dengan Bupati Jembrana. Bahkan ia mengancam akan memidanakan Winasa karana menghambat pelaksanaan pemilukada.

Anggaran yang seharusnya turun sekitar Rp 6,3 miliar yang telah disanggupi Jembrana, hingga hari ini belum cair. Padahal, tahapan pemilukada sudah memasuki pengambilan formulir untuk calon perseorangan.

Gubernur Bali melalui Kabid Humas Pemprov Bali Teneng mengatakan, pihaknya mengabaikan surat tersebut karena khawatir justru memperuncing permasalahan yang menjadi wilayah kewenangan KPU. (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.