KPU dan Pemprov Sulsel Harus Sinkronkan Data Pemilih

pilkada samosirKomisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan berbeda data jumlah asumsi daftar pemilih di Pemilihan Gubernur 2013 dengan Pemprov Sulsel. Selisihnya lebih dari satu juta penduduk dan mengancam terjadinya perselisihan di kemudian hari.

Oleh karena itu, KPU dan Pemprov Sulsel disarankan duduk satu meja membicarakan persoalan data calon pemilih ini. Minimal, selisih tersebut bisa dikurangi sebelum pemilihan berlangsung.

Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Mohammad Roem, kepada Antara, Selasa (12/7/2011), mengatakan, harus ada titik temu di kedua lembaga ini. Apalagi keduanya berasal dari unsur pemerintahan.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua DPD Demokrat Sulsel, Andry Suryana Bulu. “Harap kepada pemprov dan KPU untuk mensinkronkan, angka jelas harus ada sebelum tahapan dimulai. Apalagi ini perbedaan data yang terlalu jauh,” katanya.

Bahkan, ia meminta pemprov Sulsel secepatnya melakukan updating data lalu sesegara mungkin disosialisasikan ke partai politik.

“Ini mesti pas jumlahnya agar kita star dengan posisi yang jelas,” ucapnya. (sumber: tribun news)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.