Korban Lumpur Lapindo Terpaksa Golput

korban lumpur lapindoRatusan korban lumpur Lapindo dikhawatirkan kehilangan hak suara dalam pemilihan Bupati Sidoarjo, Minggu (25/7/2010). Sebagian karena tidak masuk dalam daftar pemilih tetap dan sebagian lagi tidak datang ke TPS.

Koordinator bekas warga Desa Reno Kenongo, Pitanto, mengatakan, sebagian tidak tercatat karena tidak tinggal di Perum Reno Joyo, Desa Kedung Solo. Perumahan itu merupakan relokasi utama warga Desa Reno Kenongo. “Mereka masuk daftar pemilih sementara Desa Kenongo, tetapi tidak masuk DPT karena petugas ragu akan dicatatkan di mana,” ujarnya.

Jika dicatatkan ke Reno Joyo, maka dikhawatirkan mereka tercatat dua kali. Bisa jadi, mereka sudah tercatat di tempat lain. Petugas pendaftaran pemilih memang akhirnya tidak mencatat mereka. Akibatnya, ratusan warga bekas Desa Reno Kenongo terpaksa mendaftar di Reno Joyo.

“Mereka membawa fotokopi kartu keluarga Desa Reno Kenongo. Lalu didaftar sebagai pemilih di TPS 07 atau 08 yang ada di Reno Joyo,” ungkap Pitanto.

Namun, KPPS 07 dan 08 tidak berani segera memberikan surat suara kepada mereka. KPPS khawatir kekurangan surat suara. Hingga pukul 12.00, belum satu pun warga yang baru mendaftar bisa masuk ke TPS. Adapun di TPS 07 Desa Kedung Solo, mayoritas pemilih dalam DPT berkemungkinan besar golput.

Hingga pukul 12.00, baru 200 dari 477 pemilih di TPS 07 Desa Reno Kenongo yang menggunakan hak pilihnya. Padahal, TPS akan ditutup pada pukul 13.00. (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.