Kebanjiran, KPPS di Sorong Terlambat

Bilik SuaraKarena banjir melanda sebagian Sorong, banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di Kota Sorong terlambat datang. Distribusi kotak suara, Rabu (20/7/2011) pagi dilakukan sesuai KPPS yang sudah siap.

Di Kelurahan Klademak, Distrik Sorong, Kota Sorong, kotak suara diangkut dari kantor Kelurahan sekitar pukul 06.00 waktu Indonesia timur. Di Kelurahan Klademak, menurut Ketua PPS Apilius Antoh, terdapat 20 TPS. Secara keseluruhan, jumlah pemilih terdaftar di Kota Sorong mencapai 152.408.

Kotak-kotak suara yang Selasa malam masih bertumpuk di lantai salah satu ruang kantor, Rabu pagi diletakkan di atas kursi dan meja kerja karena hujan deras Selasa (19/7/2011) dan kantor bocor.

Banjir juga merendam sebagian wilayah Sorong. Di SMA YPK 1 Ebenhazer, Kelurahan Klademak, Distrik Sorong, terdapat TPS 3, 4, 5, dan 6. Namun, karena sebagian KPPS belum hadir, kotak dan surat suara diserahkan kepada KPPS 4 dan 5 terlebih dahulu.

Ketua KPPS 4 Edwin Tapilatu mengatakan, anggota KPPS-nya pun belum lengkap karena sebagian masih membersihkan rumah yang kebanjiran.

Hari ini, sebanyak 629.023 rakyat Papua Barat menentukan Gubernur dan Wakil Gubernurnya. Secara bersamaan, warga Kabupaten Tambrauw juga menyelenggarakan pilkada Bupati dan Wakil Bupatinya untuk pertama kali. (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.