Kalah di Pilkada, Parpol Besar Salahkan Calon

pemungutan suara di tpsPilkada Toraja Utara yang berlangsung Kamis (11/11) kemarin membuktikan parpol besar tidak mutlak memenangkan calon. Sesuai hasil perhitungan cepat lembaga survey, dua pasangan yang berhasil melenggang ke putaran kedua adalah YS Dalipang-Simon Liling dan Frederik Batti Sorring-Frederik Buntang Rombe Layuk.

Frederik Batti Sorring-Frederik Rombe Layuk diusung oleh tujuh partai kecil,   di antaranya PDK, PKPI, Patriot, dan Kedaulatan. Bahkan, pasangan YS Dalipang-Simon Liling maju lewat jalur perseorangan atau independen.

Sedangkan  calon yang diusung partai besar seperti Demokrat, Golkar dan PDI-Perjuangan, harus mengakui keunggulan lawannya, dan justru menyalahkan calonnya.

Ketua DPC PDI-Perjuangan Toraja Utara, Daniel Raruk, menyalahkan calon yang diusungnya Bride S Allorante-Johanis OS Bari. “Calon lebih mengandalkan tim pemenangan keluarga. Mesin partai tetap jalan tetapi tidak ada koordinasi dengan calon,” kata Daniel, Jumat (12/11).

Kendati belum ada hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum, Daniel sudah mengakui keunggulan lawannya. Berdasarkan hasil penghitungan cepat,  pasangan Bride S Allorante-Johanis Buhari hanya dapat 8,06 persen suara. Pada pemilihan legislatif 2009 lalu, PDI-P berhasil meraih tiga kursi di DPRD setempat.

Sebaliknya, juru bicara pasangan Bride S Allorante-Johanis Buhari, Maryanto, justru menyalahkan mesin politik PDIP yang loyo. Menurutnya, partai berlambang bantaeng itu tidak solid dan tidak mengakar hingga ke desa-desa. “Kekalahan kita juga karena adanya bagi-bagi uang yang dilakukan salah satu calon,” katanya.

Sekretaris DPC Demokrat Toraja Utara, Jabir Andi Padang, mengatakan, kekalahan pasangan AP Popang-Sarah Lallo yang didung partainya (hanya memperoleh  3,02 persen suara) karena adanya praktek money politic yang dilakukan calon lainnya. “Kita kalah uang,” katanya.

Ketua DPD II Golkar Toraja Utara, Sri Krisma Pirade menjelaskan, sebenarnya mesin partainya sudah berjalan kencang. Namun, kata dia, hasil Pilkada itu adalah pilihan rakyat.

Menurut dia, tumbangnya pasangan Daniel Rendeng-J Palimbong yang diusung Golkar karena banyaknya calon yang maju. “Suara terpecah-pecah,” kata Sri yang juga Ketua DPRD Toraja Utara ini.

Hasil perhitungan sementara Pilkada Toraja Utara saat ini masih dihitung di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK). Diperkirakan,  Pilkada Toraja Utara ini akan berlangsung dua putaran karena tidak ada satu pun calon yang meraih 30 persen suara.

Dari hasil perhitungan cepat, dari tujuh pasangan peserta pemilihan, dua pasangan diperkirakan ikut di putaran kedua. Mereka adalah pasangan YS Dalipang – Simon Liling yang meraih  26,79 persen suara, dan pasangan Frederik Batti Sorring – Frederik Buntang Rombe Layuk yang meraih 26,67 persen suara. (sumber: tempo interaktif)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.