Indra: Survei LSI Saat Ada Ombak Politik

logo-lsiKetua Departemen Kajian Partai Golkar Indra Jaya Piliang menyatakan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia yang dirilis Minggu, 12 Juni 2011, biasa saja. Survei itu hanya sekadar memotret kondisi sesaat. “Hanyalah bagian dari statistik atau grafik yang bisa bergerak naik-turun,” kata Indra dalam akun Twitternya, Minggu.

Golkar sendiri ditemukan dalam survei itu menjadi partai pemenang, mengalahkan Partai Demokrat yang suaranya ditemukan turun lima persen. Sebagian pemilih Demokrat di 2009, dinyatakan Lingkaran Survei Indonesia, beralih mendukung Golkar.

Indra menyatakan, survei ini hanya memperlihatkan soliditas Golkar yang lebih baik daripada Demokrat. Kemudian, konsolidasi internal yang dilakukan Golkar semakin kuat dengan mundurnya Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham dari DPR. “Mesin Partai Golkar hidup sejak 2009, sering dipanaskan, sekalipun tidak dilajukan dengan kencang,” katanya.

Faktor lainnya, kasus yang membelit bekas Bendahara Umum Demokrat M Nazaruddin juga membikin persepsi jelek atas Demokrat. “Survei diadakan dalam suasana ‘ombak-politik’,” kata Indra. “‘Ombak’ itulah yang membuat pemilih Demokrat beralih ke Golkar.”

Sementara itu, pengajar di Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Gadjah Mada Ari Dwipayana mempertanyakan kesimpulan Lingkaran Survei Indonesia bahwa sebagian pemilih Demokrat lari ke Golkar. “Pertimbangan politis sulit diterima karena Golkar bukan partai oposisi, tapi berada dalam koalisi,” katanya.

Alasan ideologis pun tidak pas karena Demokrat dan Golkar sama-sama partai tengah. Alasan psiko-politik seperti kasus-kasus pun tetap saja belum cukup memadai karena kedua partai sama-sama memiliki kasus tersendiri.

Jika alasan karena memasang dua kaki, tentu Partai Keadilan Sejahtera yang juga sering bermanuver mendapat limpahan yang sama. Namun ini tidak terjadi.

Ari menyatakan, massa mengambang hanya dipengaruhi oleh faktor konsistensi wacana dan kredibilitas elite partai berwacana. Ari belum yakin hal ini telah menjadi penentu. (sumber: vivanews)

Filed Under: Nasional

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.