Hari Ini Paripurna DPR Bahas Kesimpulan Pansus Century

Bank CenturyHari ini, Selasa (2/3/2010) Dewan Perwakilan Rakyat menggelar rapat paripurna. Agendanya, menerima laporan hasil kerja Pantia Khusus DPR untuk kasus Bank Century.

Rapat pleno Pansus yang berakhir tengah malam tadi, menghasilkan dua opsi yang akan dibawa ke Paripurna DPR. Opsi pertama, menyatakan pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penyertaan modal sementara (PMS) tidak bermasalah karena dilakukan untuk mencegah krisis dan sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Opsi kedua, pemberian FPJP dan PMS bermasalah. Otoritas moneter dan fiskal melakukan penyimpangan kebijakan karena penggelontoran dana tidak didasarkan pada aturan hukum yang berlaku.

Siap voting

Sejumlah fraksi di DPR menyatakan siap untuk melakukan pemungutan suara atau voting secara terbuka atas dua opsi ini. Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPR Anas Urbaningrum, Senin (1/3/2010), menilai, voting terbuka untuk menanggapi laporan Pansus adalah lebih baik sebab akan lebih jelas dan transparan di mata masyarakat. Voting terbuka juga tampak lebih ksatria.

Tekad untuk menggelar sidang paripurna secara terbuka juga ditegaskan Tjahjo Kumolo, Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP), dan Andi Rahmat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Namun, Muhammad Toha, anggota Pansus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mengingatkan, belum tentu voting itu terjadi. ”Siapa tahu semua fraksi sepakat dalam satu suara. Jadi, lihat saja nanti,” kata Toha.

Filed Under: Nasional

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.