Data Pemilih Pilkada Mamuju Habis Terbakar

logo-kpuTidak hanya gedung kantor tetapi juga data-data termasuk data pemilih pilkada Mamuju ikut habis terbakar. Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamuju terbakar pada Kamis (4/3) sekitar pukul 03.00 WITA. Data pemilih pilkada yang terbakar berupa data penduduk potensi pemilih pilkada (DP4) yang diserahkan pemerintah kabupaten bulan lalu.

Untung saja, sebagian besar data atau berkas yang ada di dalam kantor tersebut bisa diselamatkan. Data pemilih tersebut baru saja digandakan sehari sebelumnya, dan siap didistribusikan ke setiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk dimutakhirkan.

“Meski semua terbakar, tapi kita masih menyimpan arsipnya dalam bentuk soft copy,” kata Nahar Nasada, Ketua KPU Sulawesi Barat, sebagai penanggungjawab KPU Mamuju untuk sementara karena lima anggota KPU Mamuju dinonaktifkan pasca Pemilu 2009.

Api diduga berasal dari ruangan bendahara. Lalu, api menjalar ke bagian-bagian yang lain sehingga seluruh ruangan dilalap si jago merah. Tapi, api bisa dengan cepat dipadamkan. Dalam tempo kurang dari sejam, petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Mamuju sudah berhasil menguasai api tersebut.

Empat orang staf yang bertugas jaga malam semuanya selamat dan langsung diamankan oleh polisi dari Kepolisian Resor (Polres) Mamuju untuk dimintai keterangan. Menurut Kapolres Mamuju, AKBP Andries Hermanto, mengatakan, jika keempat orang tersebut masih diperiksa sebagai saksi dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mencari tahu penyebab terjadinya kebakaran,” kata Andries.

Pasca terbakar, untuk sementara pihak KPU Mamuju akan berkantor di KPU Sulawesi Barat, sambil menunggu pemerintah kabupaten menyediakan tempat yang baru. Menurut anggota KPU Sulbar, Supriadi Yusuf, meski kantor KPU Mamuju terbakar, tahapan pilkada tidak akan molor.

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.