Cawagub Independen Mengaku Kalah

rekap suara pilkadaCalon Wakil Gubernur (Cawagub) Gorontalo dari unsur independen, Prof Nelson Pomalingo, menerima kekalahan di Pilkada 16 November 2011 lalu, setelah hitung cepat (quick count) dia menempati urutan terakhir.

Nelson yang berpasangan dengan Cagub, David Bobihoe, Kamis (17/11/2011) mengatakan, bukan kekalahan yang harus diterima, namun bagaimana menjalankan proses demokrasi yang berkualitas dan jujur.

Meskipun diakuinya, kekalahan yang diterima tidak sesuai realita yang terjadi di lapangan. Pasalnya, tim pemenangan David-Nelson mendapati ada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tidak meraih satu suara, padahal  mereka mengerahkan seluruh saksi di seluruh TPS se Provinsi Gorontalo.

Paket David-Nelson selain melalui jalur independen, mendapat dukungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Damai Sejahtera (PDS), sudah melakukan proses demokrasi sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Data yang diperoleh dari pihak panitia pengawas pemilu (Panwaslu), paket ini mampu meminimalisasi segala bentuk kecurangan dari tahapan kampanye hingga pelaksanaan pemungutan suara.

“Kami berupaya semaksimal mungkin, untuk tidak memberdayakan uang atau materi apapun dalam mengikuti tahapan pemilukada di daerah ini,” ungkap mantan Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) itu.

Kekalahan yang harus diterima bukan lantas menghentikan langkah untuk membangun karakter rakyat Gorontalo dan daerahnya. Jika proses demokrasi yang baru saja dilalui, membuktikan bahwa kesejahteraan adalah faktor utama yang harus dibangun di daerah itu.

“Jangan sampai kualitas berdemokrasi dikalahkan dengan kuantitas kemenangan hasil pemilu,” ujarnya. (sumber: kompas)

Filed Under: Kabar Pilkada

Tags:

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.