Ancam Hentikan Tahapan Pilwali

KPUDKPU Samarinda Minta Dana Pilkada Dicairkan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda mengancam akan menghentikan seluruh tahapan pemilihan wali kota (Pilwali) karena Pemkot Samarinda belum mencairkan dana pemilihan kepala daerah (Pilkada) Samarinda.

”Kami akan hentikan tahapan Pilkada Samarinda karena tidak ada jaminan dana dari Pemkot Samarinda. Bagaimana kami mau bekerja jika kami selalu menggunakan dana probadi untuk menjalankan tahapan pilwali,” ungkap Kepala KPU Samarinda Syarifuddin Tangalindo.

Ditambahkan, KPU Samarinda juga telah mengajukan dana talangan agar tahapan pilkada tetap bisa berjalan. Dana yang diminta sebesar Rp 1 miliar pada Januari lalu. Namun informasi yang dikumpulkan KPU Samarinda, diketahui saat ini Pemkot Samarinda tengah kehabisan dana.

”Kami sudah ajukan dan menunggu pengucuran dana talangan sejak pertengahan Januari lalu. Tapi mereka baru memberitahu jika Bendahara Pemkot kehabisan dana,” terangnya.
Tak ingin dana pribadi anggota KPU Samarinda terus dibebani tahapan Pilwali, Syarifuddin menegaskan, jika dalam minggu ini dana talangan tidak dicairkan, maka KPU Samarinda akan menghentikan seluruh tahapan Pilwali.

Perlu diketahui, dana Pilwali Samarinda untuk tahap pertama dianggarkan sebesar Rp 22,7 miliar. Karena belum cair, maka KPU Samarinda mengajukan dana talangan sebesar Rp 1 miliar. Tetapi dana tersebut tidak juga bisa cair hingga sekarang. Tak ingin tahapan Pilwali terganggu, seluruh anggota KPU Samarinda menggunakan dana pribadi untuk menjalankan fungsi mereka sehari-hari, seperti untuk koordinasi ke KPU Pusat. Bahkan pemilihan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang biasanya menggunakan hotel untuk seleksi, tapi pada Pilwali kali ini, anggota Panwaslu diseleksi di sekretariat KPU Samarinda di Jalan Juanda. (sumber: kaltimpost)

Filed Under: Kabar Pilkada

About the Author:

RSSComments (0)

Trackback URL

Comments are closed.

  • Quote of the Day
    Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.