Ada Markus Proyek Pasar Alok 7,5 M di Sikka ??

makelar kasusTim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) NTT menduga ada makelar kasus (Markus) dalam kasus penunjukkan langsung (PL) proyek pembangunan Pasar Alok, Maumere, Kabupaten Sikka, senilai Rp 7,5 M.

Ketua TPDI NTT, Meridian Dewanta Dado, SH, menghubungi Pos Kupang.com, dari Maumere ke Jakarta, Selasa (23/3/2010) pagi, mengatakan, sikap blak-blakannya mantan Kabagreskrim Mabes Polri, Komjen Pol Susno Duaji tentang ‘borok’ Makelar Kasus (Markus) di Tubuh Mabes Polri, bisa juga terjad di tubuh kepolisian pada tingkat Polda dan Polres serta Polsek  hingga Pospol di daerah.

Karena itu, bukan tidak mungkin, kata dado, Markus seperti itu juga terjadi di Polda, Polres bahkan Polsek dan pospol.

Terkait sinyalemen Markus di tubuh instansi kepolisian pada tingkatan polres, maka kami dari TPDI NTT ingin juga memberi suatu contoh yang terjadi ditubuh Polres Sikka, Propinsi NTT, khususnya dalam menuntaskan laporan masyarakat tentang kasus-kasus korupsi.

Tahun 2007 lalu, penyidik Polres Sikka telah menerima laporan adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek penunjukan langsung (PL) pembangunan Pasar Alok senilai Rp 7,5 miliar. Kasus ini diduga melibatkan pejabat dan mantan pejabat yang berkuasa di Kabupaten Sikka.

Namun, hingga Bulan Maret 2008, ketika TPDI NTT mennayakan perkembangan penyelidikan kasus itu kepada pihak Polres Sikka, ternyata kasus itu masih dalam tahapan penyelidikan.

Proyek pembangunan Pasar Alok sekitar Rp 7 M yang seharusnya ditenderkan, ternyata dilakukan secara PL oleh pemerintah. Namun hingga tahun 2010 atau selama tiga tahun, kasus tersebut belum ditindaklanjuti oleh penyidik Polres Sikka.

“Sudah dua kali Polres Sikka berganti kapolres namun, kasus ini belum juga tuntas. Kasus itu sudah dilaporkan sejak 3 tahun lalu dan sampai saat ini tidak ada perkembangan sama sekali. Kami bisa menduga telah ada Markus untuk memainkan agar kasus tersebut ngambang dan menjadi hilang proses hukumnya,” kata Dado.

Dado berharap Kapolres Sikka segera memberikan jawaban kepada masyarakat tentang perkembangan penyelidikan aksus itu. Kalau memang ada dasar untuk ditindaklanjuti maka kasus itu haruslah ditindaklanjuti. Tapi kalau tidak berdasar, ya sebaiknya di SP3 kan. (sumber: pos kupang)

Related Blogs

    Filed Under: Indonesia Timur

    Tags:

    About the Author:

    RSSComments (0)

    Trackback URL

    Comments are closed.

    • Quote of the Day
      Bagaimana mau menang, jika tidak pernah masuk dalam pertempuran.